Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Modus Kunci Nyantol, Residivis Curanmor di Buleleng Gasak Empat Motor dalam Dua Hari
beritabali/ist/Modus Kunci Nyantol, Residivis Curanmor di Buleleng Gasak Empat Motor dalam Dua Hari.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus pencurian sepeda motor yang menimpa seorang penyandang disabilitas di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Buleleng. Polisi menangkap pelaku berinisial DSP (22), seorang residivis asal Kecamatan Buleleng yang diduga melakukan aksi pencurian di empat lokasi berbeda dalam waktu dua hari.
Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman mengatakan, selain mencuri sepeda motor milik penyandang disabilitas di Desa Giri Emas, pelaku juga beraksi di wilayah Kecamatan Kubutambahan, Celukan Bawang, dan Busungbiu.
"Aksi curanmor dilakukan oleh pelaku sejak tanggal 1 Juli 2026. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan pengecekan CCTV, pelaku berhasil kami tangkap tanggal 2 Juli di rumahnya," jelas AKBP Ruzi.
Baca juga:
Kurang 12 Jam, Curanmor di Keramas Terungkap
Dari hasil pemeriksaan, DSP mengaku menjalankan aksinya dengan memanfaatkan kelalaian pemilik kendaraan yang meninggalkan sepeda motor dalam kondisi kunci masih tergantung.
"Modus pelaku memanfaatkan kendaraan yang kuncinya masih tergantung. Ini juga menjadi modus yang paling banyak terjadi pada kasus pencurian kendaraan bermotor di Buleleng," ujar AKBP Ruzi.
Kapolres menjelaskan, pelaku menggunakan sepeda motor hasil curian sebagai sarana berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Ketika bahan bakar kendaraan habis, pelaku kembali mencari sepeda motor lain yang diparkir dengan kondisi kunci masih menempel.
"Motor curian dipakai berkeliling. Saat bensinnya habis, pelaku mencari lagi kendaraan lain yang kuncinya nyantol, lalu diambil. Begitu terus hingga akhirnya berhasil kami tangkap. Tujuannya memang motor dicuri untuk dijual," jelasnya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan empat unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil tindak pidana, yakni Honda Supra, Honda Beat, Honda Vario, dan Yamaha NMAX.
Polisi juga mengungkap bahwa DSP merupakan residivis dalam kasus pencurian kendaraan bermotor. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kemungkinan adanya lokasi pencurian lain yang melibatkan pelaku. Atas perbuatannya, DSP dijerat Pasal 476 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5768 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan