Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Alfa Midi Hayam Wuruk Dirampok, Karyawan Disekap, Rp 50 Juta Digasak

Minggu, 17 Juni 2018, 13:05 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Aksi perampokan terjadi di Toko Modern Alfa Midi di Jalan Hayam Wuruk tepatnya di dekat bundaran Akasia Denpasar Timur, Sabtu (16/6) dinihari. Seorang perampok tunggal membawa pisau belati, menyekap karyawan di dalam gudang dan membawa kabur uang tunai Rp 50 juta di dalam brankas.
 
[pilihan-redaksi]
Uang puluhan juta tersebut merupakan uang hasil penjualan pada Sabtu (16/6) dan Jumat (15/6) lalu, yang saat itu akan dihitung dan dimasukkan karyawan ke dalam brankas. Diduga kuat, perampok sepertinya mengetahui seluk beluk lokasi brankas didalam gudang tersebut.
 
Sumber dilapangan menyebutkan, perampok beraksi seorang diri masuk ke dalam Alfa Midi yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, Dentim, melalui pintu masuk umum, pada Sabtu (16/6) sekitar pukul 01.30 dinihari. Saat itu minimarket dijaga dua karyawan Enggar Tri April Yanto (24) asal Ngawi Jawa Timur dan Mohamad Ramadan (19) asal Bima Nusa Tenggara Barat.
 
"Saksi Mohamad Ramadan bertugas di kasir, sedangkan saksi Enggar setelah terima barang, masuk ke dalam gudang dan menghitung uang hasil penjualan untuk dimasukkan ke dalam brankas," urai sumber.
 
Dalam kesaksiannya ke polisi, saksi Mohamad Ramadan melihat pelaku mengenakan baju lengan panjang, celana pendek dan topi yang kesemuanya serba hitam, masuk melalui pintu umum. Saksi awalnya tidak curiga karena menduga pria tersebut seorang pembeli.
 
Namun katanya, pemuda tersebut ternyata tidak berbelanja dan langsung masuk ke gudang tempat penyimpanan barang dan brankas. Lantaran sibuk melayani pembeli, saksi tidak mengubrisnya. Sementara di dalam gudang, ada saksi Enggar Tri April Yanto, yang sedang menghitung uang.
 
Nahas, di dalam gudang, perampok langsung memukul saksi Enggar dengan tangan kosong. Karyawan tersebut sempat melawan, namun perampok mengeluarkan pisau belati dan berteriak meminta saksi untuk diam.
 
"Diancam pisau belati, saksi karyawan tidak berani melawan," kata sumber.
 
[pilihan-redaksi2]
Selanjutnya saksi Enggar dilakban pada tangan, kaki dan mulutnya sehingga tidak bisa teriak. Setelah menyekap karyawan, perampok leluasa menggasak uang sebesar Rp 50 juta yang sedang dihitung di brankas. "Total uang di brankas mencapai Rp 50 juta," ungkap sumber.
 
Usai perampok pergi, saksi Mohamad Ramadan datang menolong dan membebaskan temannya dari penyekapan. Kasus perampokan ini kemudian dilaporkan ke Kepala Toko Alfa Midi dan berlanjut melaporkan ke Polsek Denpasar Timur.
 
Aparat kepolisian Polsek Dentim, Polresta Denpasar dan Polda Bali hingga kini masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan olah TKP, serta mengecek rekaman CCTV yang ada di Alfa Midi.
 
Namun hingga berita ini diturunkan pelaku belum tertangkap. Kanitreskrim Polsek Denpasar Timur, Iptu Arya Seno Wimoko, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian dan pihaknya masih mengejar pelaku. "Pelaku masih dikejar," katanya Minggu (17/6). [bbn/spy/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami