Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 19 Juni 2026
Alfa Midi Hayam Wuruk Dirampok, Karyawan Disekap, Rp 50 Juta Digasak
Minggu, 17 Juni 2018,
13:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Aksi perampokan terjadi di Toko Modern Alfa Midi di Jalan Hayam Wuruk tepatnya di dekat bundaran Akasia Denpasar Timur, Sabtu (16/6) dinihari. Seorang perampok tunggal membawa pisau belati, menyekap karyawan di dalam gudang dan membawa kabur uang tunai Rp 50 juta di dalam brankas.
[pilihan-redaksi]
Uang puluhan juta tersebut merupakan uang hasil penjualan pada Sabtu (16/6) dan Jumat (15/6) lalu, yang saat itu akan dihitung dan dimasukkan karyawan ke dalam brankas. Diduga kuat, perampok sepertinya mengetahui seluk beluk lokasi brankas didalam gudang tersebut.
Sumber dilapangan menyebutkan, perampok beraksi seorang diri masuk ke dalam Alfa Midi yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, Dentim, melalui pintu masuk umum, pada Sabtu (16/6) sekitar pukul 01.30 dinihari. Saat itu minimarket dijaga dua karyawan Enggar Tri April Yanto (24) asal Ngawi Jawa Timur dan Mohamad Ramadan (19) asal Bima Nusa Tenggara Barat.
"Saksi Mohamad Ramadan bertugas di kasir, sedangkan saksi Enggar setelah terima barang, masuk ke dalam gudang dan menghitung uang hasil penjualan untuk dimasukkan ke dalam brankas," urai sumber.
Dalam kesaksiannya ke polisi, saksi Mohamad Ramadan melihat pelaku mengenakan baju lengan panjang, celana pendek dan topi yang kesemuanya serba hitam, masuk melalui pintu umum. Saksi awalnya tidak curiga karena menduga pria tersebut seorang pembeli.
Namun katanya, pemuda tersebut ternyata tidak berbelanja dan langsung masuk ke gudang tempat penyimpanan barang dan brankas. Lantaran sibuk melayani pembeli, saksi tidak mengubrisnya. Sementara di dalam gudang, ada saksi Enggar Tri April Yanto, yang sedang menghitung uang.
Nahas, di dalam gudang, perampok langsung memukul saksi Enggar dengan tangan kosong. Karyawan tersebut sempat melawan, namun perampok mengeluarkan pisau belati dan berteriak meminta saksi untuk diam.
"Diancam pisau belati, saksi karyawan tidak berani melawan," kata sumber.
[pilihan-redaksi2]
Selanjutnya saksi Enggar dilakban pada tangan, kaki dan mulutnya sehingga tidak bisa teriak. Setelah menyekap karyawan, perampok leluasa menggasak uang sebesar Rp 50 juta yang sedang dihitung di brankas. "Total uang di brankas mencapai Rp 50 juta," ungkap sumber.
Usai perampok pergi, saksi Mohamad Ramadan datang menolong dan membebaskan temannya dari penyekapan. Kasus perampokan ini kemudian dilaporkan ke Kepala Toko Alfa Midi dan berlanjut melaporkan ke Polsek Denpasar Timur.
Aparat kepolisian Polsek Dentim, Polresta Denpasar dan Polda Bali hingga kini masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan olah TKP, serta mengecek rekaman CCTV yang ada di Alfa Midi.
Namun hingga berita ini diturunkan pelaku belum tertangkap. Kanitreskrim Polsek Denpasar Timur, Iptu Arya Seno Wimoko, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian dan pihaknya masih mengejar pelaku. "Pelaku masih dikejar," katanya Minggu (17/6). [bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026