Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Ngeraksakin, Ritual Simbol Penolak Hama dan Penyakit
Ritual Pertanian Masyarakat Bali (3)
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ngeraksakin yaitu sebuah ritual yang dilakukan oleh para warga subak setelah proses membajak sawah dan membuat tempat menanam padi. Ngeraksakin merupakan ritual yang secara simbolis bermakna penolak bala atau mrana (peyakit dan hama).
[pilihan-redaksi]
Peneliti dari Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar yang terdiri dari I Made Krisna Dinata, I Nyoman Sueca, dan Ni Nyoman Mariani dalam sebuah artikel ilmiah berjudul “Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Upacara Ngusaba Padi di Pura Subak Uma Utu, Desa Adat Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan” yang dipublikasikan dalam Jurnal Penelitian Agama Hindu, Volume 2, Nomor 1 tahun 2018 menuliskan bahwa ritual ngeraksakin identik dengan upaya pembersihan kotoran secara niskala.
Ritual ini dilakukan dengan menghaturkan bebek atau ayam hitam, dan membuat tempat penanaman padi disawah. Ritual ngeraksakin bertujuan agar bibit-bibit padi yang ditanam nanti mampu tumbuh subur dan memiliki kualitas yang bagus.
[pilihan-redaksi2]
Dalam upacara ini terjadi interaksi antar sesama masyarakat anggota komunitas subak serta menjadi sebuah wadah belajar bersama melalui tahapan-tahapan pelaksanaan upacaranya. Makna yang terkandung dalam pelaksanaan upacaranya serta nilai pendidikan yang terkandung didalam pelaksanaan upacara pada akhirnya bertujuan menjaga keharmonisan terhadap alam, Tuhan dan komunitas sosial sesama manusia. [bbn/Jurnal Penelitian Agama Hindu/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 606 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 486 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan