Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penglipuran Tutup Sehari untuk Upacara Melasti

Rabu, 5 Agustus 2026, 21:48 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Penglipuran Tutup Sehari untuk Upacara Melasti.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, akan menutup seluruh aktivitas kunjungan wisata selama satu hari penuh pada Minggu, 6 September 2026. Penutupan dilakukan untuk memberikan ruang bagi masyarakat adat melaksanakan Upacara Melasti sebagai bagian dari rangkaian Karya Mamungkah Agung, Ngenteg Linggih lan Mupuk Pedagingan di Pura Dalem Pelapuan Desa Penglipuran.

Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh kawasan Desa Wisata Penglipuran, termasuk area Konservasi Hutan Bambu dan Bamboo Café. Selama prosesi adat berlangsung, seluruh aktivitas pariwisata dihentikan sementara agar pelaksanaan upacara berjalan khusyuk, aman, serta tetap menjaga kesakralan tradisi.

Kelian Desa Adat Penglipuran, I Wayan Budiarta, mengatakan penutupan sementara merupakan bentuk komitmen masyarakat adat dalam menjaga warisan budaya dan spiritual yang telah diwariskan secara turun-temurun.

"Upacara suci ini memiliki makna yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat adat Penglipuran. Karena itu, seluruh aktivitas kunjungan wisata dihentikan sementara agar seluruh krama dapat fokus menjalankan kewajiban adat dan keagamaan," ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Menurut Budiarta, tradisi dan ritual adat merupakan roh utama Desa Wisata Penglipuran. Keaslian budaya yang terus dipertahankan menjadi daya tarik sekaligus identitas Penglipuran sebagai salah satu destinasi wisata budaya terbaik di Bali.

Ketua Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA) Penglipuran, I Wayan Sumiarsa, menambahkan keputusan tersebut juga menjadi wujud penerapan konsep pariwisata regeneratif yang menempatkan pelestarian budaya sebagai prioritas utama.

"Pariwisata tidak hanya soal jumlah kunjungan, tetapi juga bagaimana budaya, lingkungan, dan nilai-nilai adat tetap lestari. Kami ingin memastikan pariwisata berkembang tanpa mengurangi kesucian tradisi yang menjadi identitas Penglipuran," katanya.

Pengelola Desa Wisata Penglipuran mengimbau wisatawan, biro perjalanan, serta pelaku industri pariwisata untuk menyesuaikan jadwal kunjungan selama penutupan berlangsung.

Desa Wisata Penglipuran dijadwalkan kembali dibuka dan melayani kunjungan wisatawan seperti biasa pada Senin, 7 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Desa Adat dan BUPDA Penglipuran juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul serta mengapresiasi pengertian seluruh wisatawan yang menghormati pelaksanaan tradisi dan upacara adat di Desa Penglipuran.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami