Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Indonesia Ditargetkan Jadi Pusat Produksi Mobil Listrik 2030
Selasa, 23 April 2019,
20:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Harjanto mengatakan bahwa pada 2030 mendatang pemerintah menargetkan Indonesia dapat menjadi pusat produksi mobil bertenaga Internal Combustion Engine (ICE) maupun listrik untuk pasar domestik sampai ekspor.
[pilihan-redaksi]
Hal ini terungkap dalam hasil laporan akhir fase 2 Riset Komprehensif Electrified Vehicle di Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung, Selasa (23/4).
Hal ini terungkap dalam hasil laporan akhir fase 2 Riset Komprehensif Electrified Vehicle di Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Kabupaten Badung, Selasa (23/4).
Lima tahun sebelum mencapai target besar tersebut, Kementerian Perindustrian menginginkan 20% dari total produksi kendaraan baru di Indonesia sudah berteknologi electrified. Sehingga komitmen pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% dapat segera terwujud.
Sementara, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengapresiasi kendaraan listrik hasil rancangan Universitas Udayana yang bekerjasama dengan ITB, ITS, UGM,UI, UNS dan Toyota Indonesia.
Menurut Cok Ace, hasil penelitian mobil listrik yang dikerjakan para akademisi sangat penting artinya dalam membantu pemerintah mewujudkan industri otomotif nasional sebagai salah satu sektor andalan dalam peta jalan making Indonesia 4.0. Lebih jauh Cok Ace mengurai, saat ini Pemprov Bali bersama akademisi sedang menyusun Peraturan Daerah tentang penggunaan mobil dan motor listrik. Regulasi tersebut nantinya diharapkan dapat mendorong penggunaan kendaraan listrik di jalan raya guna mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil sehingga polusi udara dapat dikurangi.
[pilihan-redaksi2]
Wagub Cok Ace menambahkan, penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan adalah hal mendesak untuk dilaksanakan mengingat alam merupakan aset terpenting bagi Bali sebagai daerah tujuan wisata. Mencermati hal tersebut, Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali diarahkan pada upaya untuk mewujudkan 3 dimensi utama pembangunan Bali yakni alam, krama dan budaya Bali.
Wagub Cok Ace menambahkan, penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan adalah hal mendesak untuk dilaksanakan mengingat alam merupakan aset terpenting bagi Bali sebagai daerah tujuan wisata. Mencermati hal tersebut, Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali diarahkan pada upaya untuk mewujudkan 3 dimensi utama pembangunan Bali yakni alam, krama dan budaya Bali.
“Pengoperasian kendaraan berbahan bakar listrik menjadi salah satu prioritas guna melindungi alam dan warisan budaya Bali, termasuk tempat-tempat suci dan bersejarah,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah perlu menyusun peta jalan pengembangan kendaraan elektrifikasi dan membentuk gugus tugas untuk menetapkan target sekaligus rencana aksi guna menyelesaikan beragam tantangan terutama dari insentif fiskal dan non fiskal. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi kontribusi bagi penyusunan isi Ranperda, terutama dapat memberikan gagasan operasional untuk dapat menerapkan teknologi secara berdaya guna. (bbn/humasbali/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 386 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 380 Kali
04
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026