Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Tanggapan Pelindo III Soal Penghentian Proyek Reklamasi Pelabuhan Benoa
Senin, 26 Agustus 2019,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Menanggapi surat resmi dari Gubernur Bali Wayan Koster tentang penghentian proyek reklamasi di kawasan Pelabuhan Benoa, pihak Pelindo III akhirnya menanggapi.
[pilihan-redaksi]
VP Corporate Communication PT Pelabuhan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, Wilis Aji mengatakan, pihaknya baru menerima surat permintaan penghentian kegiatan reklamasi dari Gubernur Bali I Wayan Koster, Minggu (25/8) sore.
VP Corporate Communication PT Pelabuhan Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, Wilis Aji mengatakan, pihaknya baru menerima surat permintaan penghentian kegiatan reklamasi dari Gubernur Bali I Wayan Koster, Minggu (25/8) sore.
"Kami tegaskan bahwa tidak ada kegiatan apapun yang berkaitan dengan proyek pengembangan mulai hari ini ," ucap Wilis saat ditemui di Pelindo III Benoa, Senin (26/8).
Kata dia, begitu menerima surat dari Gubernur tentang penghentian proyek, langsung berkomunikasi dengan Menko Kemaritiman. "Saat ini Pelindo III tengah menunggu jawaban dari Pak Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan," imbuhnya.
[pilihan-redaksi2]
Diakuinya sejak proyek dimulai pada tahun 2017, pihak Pelindo III belum pernah menerima peringatan atau teguran dari pihak Pemerintah Provinsi Bali terkait hancurnya ekosistem bakau seluas 17 hektar serta memicu terjadinya sejumlah pelanggaran.
Diakuinya sejak proyek dimulai pada tahun 2017, pihak Pelindo III belum pernah menerima peringatan atau teguran dari pihak Pemerintah Provinsi Bali terkait hancurnya ekosistem bakau seluas 17 hektar serta memicu terjadinya sejumlah pelanggaran.
Ditambahkan pula bahwa proyek pengembangan kawasan Pelabuhan Benoa tidak sampai 85 hektar melainkan 70 hektar dengan rincian proyek di Dumping II seluas 45 hektar dan di Dumping I seluas 25 hektar.
Lanjut Aji, andai saja tidak ada persoalan ini, proyek pengurukan di Dumping II dan I akan selesai bulan depan. Namun lantaran ada surat permintaan penghentian, proyek yang sudah berjalan 95 persen tersebut dihentikan. (bbn/maw/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 536 Kali
02
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 424 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 414 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026