Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Musim Pancaroba, BPBD Bali: Waspadai Potensi Ancaman Bencana
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memasuki masa peralihan atau transisi dari kemarau ke musim hujan, sering disebut pancaroba, masyarakat diminta untuk mewaspadai adanya potensi ancaman bencana, yang ditandai dengan ciri-ciri seperti angin kencang, angin puting beliung, perubahan suhu dan cuaca ekstrem. Bahkan potensi hujan es hingga gelombang tinggi di pesisir pantai.
Bahkan ancaman bencana hidrometeorologi sangat mungkin terjadi seperti banjir, tanah longsor, dan tanah bergerak pada saat musim penghujan.
"Masyarakat agar tingkatkan kesiapsiagaan, kenali potensi bahaya di lingkungan tempat tinggal sendiri, lalu siapkan langkah, upaya dan strategi penyelamatan diri. Jika harus keluar rumah karena aktivitas atau hal lainnya, maka lengkapi diri dengan APD (Alat Pelindung Diri) masker, jas hujan, dan lain lain," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Made Rentin, kepada Beritabali.com, Minggu (3/11/2019).
Rentin menambahkan, jika tiba-tiba cuaca ekstrem misalnya hujan sangat lebat yang biasanya diawali dengan angin kencang, maka pilihan paling bijak adalah berhenti dan menepi sambil berteduh di tempat yang aman.
"Kami mengingatkan saja bahwa beberapa kejadian korban jiwa (misalnya tertimpa pohon tumbang), itu terjadi karena tetap bepergian (naik kendaraan) di saat angin kencang," ujarnya.
Rentin menginformasikan, Tim BPBD baik Provinsi maupun Kabupaten / Kota selalu siap memberikan layanan kepada masyarakat dan upaya penanganan jika terjadi bencana.
"Silakan hubungi kami di call center Pusdalops BPBD Provinsi Bali di nomor 0361-251177."
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 609 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 493 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan