Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kasus Corona di Bali, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan

Rabu, 4 Maret 2020, 08:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ilustrasi/net

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kepala Dinas Kesehatan Bali, dr I Ketut Suarjaya, menyatakan saat ini terdapat 7 pasien menunjukkan gejala virus corona dan dalam pengawasan.

"Pasien dalam pengawasan (menunjukkan gejala, namun masih menunggu hasil lab) di RS Sanglah ada 2 orang, di RS Tabanan 1 orang, di RS Mangusada ada 1, di RS Sanjiwani Gianyar ada 3,"jelasnya saat rapat koordinasi kesiap-siagaan menghadapi virus corona di rang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Balu Selasa (3/3) Pagi. 

"Mereka ini mengalami gejala-gejala seperti flu, namun masih dalam observasi. Kita melakukan dua kali uji lab selama 2 hari,"ujarnya.

Terkait orang dalam pemantauan, saat ini jumlahnya ada 13 orang dimana kebanyakan sempat bepergian ke luar negeri namun tidak menunjukkan gejala seperti dimaksud. 
"Tetap kita pantau, meskipun semuanya dalam kondisi sehat dan sudah melewati masa inkubasi virus. Semuanya juga sudah di cek lab, dan jika negative berarti mereka ini sudah clear,"jelasnya.

Jumlah kasus keseluruhan sampai dengan tanggal 3 Maret 2020 yakni pasien dalam pengawasan sebanyak 29 orang, 22 orang hasil negatif dan menunggu hasil lab sebanyak 7 orang.

Jumlah kasus dalam pengawasan tanggal 3 Maret 2020 yakni RSUP Sanglah : 3 orang ( bayi 11 bulan, laki-laki, Jepang; 72 tahun perempuan Indonesia; 23 tahun laki-laki, Jepang). RSUD Sanjiwani Gianyar : 3 orang (34 tahun, perempuan, Rusia, 69 tahun, perempuan, Denmark; 68 tahun, laki-laki, Denmark).

Di RSUD Wangaya : 1 orang (66 tahun, laki-laki, Indonesia). Termasuk keluarga orang-orang yang dalam pengawasan, mereka terus dipantau oleh petugas kesehatan.

"Kita tetap atensi resiko-resiko, terutama jika ada notifikasi dari negara-negara sahabat terkait warganya yang berkunjung ke Bali. Kepada masyarakat, kita ajak untuk menjaga kesehatan dan lingkugan sekitar agar tetap bersih. Virus memang belum ada obatnya sampai saat ini namun kuncinya ada pada imunitas tubuh kita,"kata Ketut Suarjaya.
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Humas Bali



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami