Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kasus Corona di Bali, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Dinas Kesehatan Bali, dr I Ketut Suarjaya, menyatakan saat ini terdapat 7 pasien menunjukkan gejala virus corona dan dalam pengawasan.
"Pasien dalam pengawasan (menunjukkan gejala, namun masih menunggu hasil lab) di RS Sanglah ada 2 orang, di RS Tabanan 1 orang, di RS Mangusada ada 1, di RS Sanjiwani Gianyar ada 3,"jelasnya saat rapat koordinasi kesiap-siagaan menghadapi virus corona di rang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Balu Selasa (3/3) Pagi.
"Mereka ini mengalami gejala-gejala seperti flu, namun masih dalam observasi. Kita melakukan dua kali uji lab selama 2 hari,"ujarnya.
Terkait orang dalam pemantauan, saat ini jumlahnya ada 13 orang dimana kebanyakan sempat bepergian ke luar negeri namun tidak menunjukkan gejala seperti dimaksud.
"Tetap kita pantau, meskipun semuanya dalam kondisi sehat dan sudah melewati masa inkubasi virus. Semuanya juga sudah di cek lab, dan jika negative berarti mereka ini sudah clear,"jelasnya.
Jumlah kasus keseluruhan sampai dengan tanggal 3 Maret 2020 yakni pasien dalam pengawasan sebanyak 29 orang, 22 orang hasil negatif dan menunggu hasil lab sebanyak 7 orang.
Jumlah kasus dalam pengawasan tanggal 3 Maret 2020 yakni RSUP Sanglah : 3 orang ( bayi 11 bulan, laki-laki, Jepang; 72 tahun perempuan Indonesia; 23 tahun laki-laki, Jepang). RSUD Sanjiwani Gianyar : 3 orang (34 tahun, perempuan, Rusia, 69 tahun, perempuan, Denmark; 68 tahun, laki-laki, Denmark).
Di RSUD Wangaya : 1 orang (66 tahun, laki-laki, Indonesia). Termasuk keluarga orang-orang yang dalam pengawasan, mereka terus dipantau oleh petugas kesehatan.
"Kita tetap atensi resiko-resiko, terutama jika ada notifikasi dari negara-negara sahabat terkait warganya yang berkunjung ke Bali. Kepada masyarakat, kita ajak untuk menjaga kesehatan dan lingkugan sekitar agar tetap bersih. Virus memang belum ada obatnya sampai saat ini namun kuncinya ada pada imunitas tubuh kita,"kata Ketut Suarjaya.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun