Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Kasus Corona di Bali, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Dinas Kesehatan Bali, dr I Ketut Suarjaya, menyatakan saat ini terdapat 7 pasien menunjukkan gejala virus corona dan dalam pengawasan.
"Pasien dalam pengawasan (menunjukkan gejala, namun masih menunggu hasil lab) di RS Sanglah ada 2 orang, di RS Tabanan 1 orang, di RS Mangusada ada 1, di RS Sanjiwani Gianyar ada 3,"jelasnya saat rapat koordinasi kesiap-siagaan menghadapi virus corona di rang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Balu Selasa (3/3) Pagi.
"Mereka ini mengalami gejala-gejala seperti flu, namun masih dalam observasi. Kita melakukan dua kali uji lab selama 2 hari,"ujarnya.
Terkait orang dalam pemantauan, saat ini jumlahnya ada 13 orang dimana kebanyakan sempat bepergian ke luar negeri namun tidak menunjukkan gejala seperti dimaksud.
"Tetap kita pantau, meskipun semuanya dalam kondisi sehat dan sudah melewati masa inkubasi virus. Semuanya juga sudah di cek lab, dan jika negative berarti mereka ini sudah clear,"jelasnya.
Jumlah kasus keseluruhan sampai dengan tanggal 3 Maret 2020 yakni pasien dalam pengawasan sebanyak 29 orang, 22 orang hasil negatif dan menunggu hasil lab sebanyak 7 orang.
Jumlah kasus dalam pengawasan tanggal 3 Maret 2020 yakni RSUP Sanglah : 3 orang ( bayi 11 bulan, laki-laki, Jepang; 72 tahun perempuan Indonesia; 23 tahun laki-laki, Jepang). RSUD Sanjiwani Gianyar : 3 orang (34 tahun, perempuan, Rusia, 69 tahun, perempuan, Denmark; 68 tahun, laki-laki, Denmark).
Di RSUD Wangaya : 1 orang (66 tahun, laki-laki, Indonesia). Termasuk keluarga orang-orang yang dalam pengawasan, mereka terus dipantau oleh petugas kesehatan.
"Kita tetap atensi resiko-resiko, terutama jika ada notifikasi dari negara-negara sahabat terkait warganya yang berkunjung ke Bali. Kepada masyarakat, kita ajak untuk menjaga kesehatan dan lingkugan sekitar agar tetap bersih. Virus memang belum ada obatnya sampai saat ini namun kuncinya ada pada imunitas tubuh kita,"kata Ketut Suarjaya.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3841 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1787 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang