Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Dampak Corona, Disdukcapil Tabanan Stop Perekaman KTP Elektronik
BERITABALI.COM, TABANAN.
Mengurangi kontak langsung dengan masyarakat sebagai upaya pencegahan Covid-19, Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tabanan akhirnya tidak melayani pelayanan rekam KTP elektronik.
[pilihan-redaksi]
Perekaman KTP ekektronik tidak dilayani mulai tanggal 19–30 Maret 2020. Pengumuman Disdukcapil Tabanan pada Rabu (18/3) disampaikan ada tiga poin, pertama tak melayani perekaman KTP elektronik, kedua permohonan dukumen administrasi oleh masyarakat ke Disdukcapil (kecuali permohonan akta perkawinan) disampaikan melalui dokumen jenis PDF dan dikirim secara daring (dalam jaringan online) pada jam kerja mulai pukul 08-00-15.00 via WhatsApp tiga orang staff yang nomornya sudah tertera di pengumuman.
Dan ketiga pada poin 2 tersebut jika persyaratan telah lengkap permohonan akan diproses dan pengambilan hasil akan diinformasikan via WhatsApp.
Kepala Disdukcapil Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana mengatakan kebijakan itu diambil sesuai dengan intruksi pusat dan Provinsi Bali untuk mengurangi kontak langsung dengan masyarakat sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid -19.
“Kita berlakukan mulai tanggal 19-30 Maret,” ungkapnya.
Diterangkan selain tidak melayani perekaman KTP elektronik di Kantor Disdyukcapil dan Kantor Camat, pengurusan administrasi kependudukan kecuali akta perkawinan layanan permohonan dibust PDF dan dikirim melaui WhatsApp.
“Ada 8 petugas yang nomornya telah di tempel di pengumuman untuk nantinya menerima berkas dari masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat pun diminta untuk mengerti dan membaca dengan cermat pengumuman yang telah di share melalui media sosial, dan telah di tempel di Kantor di Disdukcapil, camat serta sudah disampaikan kepada seluruh OPD di Pemkab Tabanan.
“Kalau seandainya ada masyarakat yang datang besok (hari ini) karena belum mengetahui informasi, saya imbau mereka pulang dan berikan pemahaman. Artinya ditegaskan saja,” terang Rai Dwipayana.
Bahkan langkah preventif yang dilakukan sudah menyiapkan menyiapkan hand sanitizer secara alami gunakan lidah buaya dan daun sirih.
“Kita juga akan melakukan penyemprotan dengan disinfektan,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8538 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5894 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3696 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2530 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar