Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 12 Oktober 2026
Haturkan Nasi Wong-Wongan 5 Warna, Warga: Semoga Wabah Corona Segera Berakhir
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hampir di seluruh pintu masuk rumah warga Karangasem sore ini, Kamis (02/04/2020) masih terlihat sisa - sisa bekas menggelar ritual menghaturkan segehan berupa nasi wong - wongan dengan warna berbeda di setiap bagian tubuhnya.
[pilihan-redaksi]
Menurut beberapa warga, ritual menghaturkan nasi wong - wongan tersebut digelar setelah mereka melihat foto sebuah surat di media sosial yang di dalamnya bertuliskan "Dalam upaya pencegahan Covid-19 berbasis desa adat di Bali, dan berdasarkan hasil pertemuan dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia provinsi Bali, dengan ini mohon bantuan agar menyampaikan kepada seluruh desa adat dan krama desa adat di Bali supaya melaksanakan upacara nunas ica kerahayuan kepada Ida Bhatara Sesuhunan untuk keharmonisan alam, krama dan budaya bali secara serentak.
Di dalam surat tersebut juga dijelaskan agar menggelar upacara serentak dilaksanakan pada hari Selasa, (31/03/2020) mulai pukul 18.00 WITA dengan menghaturkan pejati dan nyejer sampai dengan wabah Covid-19 berakhir.
Selain itu, ada juga beberapa pemberitahuan lebih lanjut seperti salah satunya adalah pelaksanaan upacara pada hari ini Kamis (02/04/2020).
Disana warga diberitahukan agar menghaturkan banten pejati yang dilengkapi dengan bungkak nyuh gading (Kelapa Gading muda) di merajan atau sanggah keluarga masing - masing.
Di areal lebuh pekarangan (Pintu Masuk) warga juga diminta untuk menghaturkan nasi wong - wongan dengan ulam bawang jahe dan garam beralaskan ujung daun pisang dengan ketentuan bagian kepala warna putih, tangan kanan warna merah, tangan kiri warna kuning, badan panca warna dan bagian kaki berwarna hitam.
"Tahunya dari media sosial dan pesan berantai soal menghaturkan nasi wong - wongan tersebur, ya terlepas dari semua itu harapan saya agar semua rahayu dan wabah penyakit covid-19 bisa secepatnya berakhir baik di Bali, Indonesia dan seluruh dunia," tutur Putri Cahyaningsih salah seorang warga sekaligus sebagai Ketua KMHDI Kabupaten Karangasem yang juga menggelar ritual tersebut.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4134 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1937 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1763 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1476 Kali
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1063 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan