Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Haturkan Nasi Wong-Wongan 5 Warna, Warga: Semoga Wabah Corona Segera Berakhir
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hampir di seluruh pintu masuk rumah warga Karangasem sore ini, Kamis (02/04/2020) masih terlihat sisa - sisa bekas menggelar ritual menghaturkan segehan berupa nasi wong - wongan dengan warna berbeda di setiap bagian tubuhnya.
[pilihan-redaksi]
Menurut beberapa warga, ritual menghaturkan nasi wong - wongan tersebut digelar setelah mereka melihat foto sebuah surat di media sosial yang di dalamnya bertuliskan "Dalam upaya pencegahan Covid-19 berbasis desa adat di Bali, dan berdasarkan hasil pertemuan dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia provinsi Bali, dengan ini mohon bantuan agar menyampaikan kepada seluruh desa adat dan krama desa adat di Bali supaya melaksanakan upacara nunas ica kerahayuan kepada Ida Bhatara Sesuhunan untuk keharmonisan alam, krama dan budaya bali secara serentak.
Di dalam surat tersebut juga dijelaskan agar menggelar upacara serentak dilaksanakan pada hari Selasa, (31/03/2020) mulai pukul 18.00 WITA dengan menghaturkan pejati dan nyejer sampai dengan wabah Covid-19 berakhir.
Selain itu, ada juga beberapa pemberitahuan lebih lanjut seperti salah satunya adalah pelaksanaan upacara pada hari ini Kamis (02/04/2020).
Disana warga diberitahukan agar menghaturkan banten pejati yang dilengkapi dengan bungkak nyuh gading (Kelapa Gading muda) di merajan atau sanggah keluarga masing - masing.
Di areal lebuh pekarangan (Pintu Masuk) warga juga diminta untuk menghaturkan nasi wong - wongan dengan ulam bawang jahe dan garam beralaskan ujung daun pisang dengan ketentuan bagian kepala warna putih, tangan kanan warna merah, tangan kiri warna kuning, badan panca warna dan bagian kaki berwarna hitam.
"Tahunya dari media sosial dan pesan berantai soal menghaturkan nasi wong - wongan tersebur, ya terlepas dari semua itu harapan saya agar semua rahayu dan wabah penyakit covid-19 bisa secepatnya berakhir baik di Bali, Indonesia dan seluruh dunia," tutur Putri Cahyaningsih salah seorang warga sekaligus sebagai Ketua KMHDI Kabupaten Karangasem yang juga menggelar ritual tersebut.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3180 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1096 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 492 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 404 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun