Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dua Bocah di Gerokgak Tewas Tenggelam di Tambak

Sabtu, 4 Juli 2026, 13:29 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dua Bocah di Gerokgak Tewas Tenggelam di Tambak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Duka menyelimuti Banjar Dinas Kerta Kawat, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Dua bocah laki-laki ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam bak rotifer saat mencari ikan di kawasan tambak, Jumat (3/7/2026) siang.

Kedua korban masing-masing berinisial Muhammad DF (7) dan Muhammad FA (6). Jasad keduanya ditemukan mengambang di tambak benih bandeng milik warga yang berada tidak jauh dari tempat tinggal mereka.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan peristiwa itu terungkap setelah Abdul Aziz mendatangi rumah Mujiat untuk mencari keberadaan Muhammad DF. Namun, Mujiat mengaku tidak mengetahui keberadaan anak tersebut.

"Keduanya kemudian berinisiatif mencari ke area tambak benih bandeng milik warga. Di lokasi itulah mereka menemukan kedua korban dalam keadaan mengambang," ujar Yohana saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7).

Mengetahui kondisi tersebut, Abdul Aziz bersama Mujiat segera mengevakuasi kedua korban dan membawanya ke Puskesmas Gerokgak I. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis menyatakan kedua bocah tersebut telah meninggal dunia.

Mendapat laporan kejadian, personel Polres Buleleng langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedua korban diduga terjatuh ke dalam bak rotifer ketika mencari ikan-ikan kecil di sekitar area tambak.

Yohana menjelaskan, bak rotifer tempat kejadian berukuran sekitar 4 meter x 2 meter dengan kedalaman kurang lebih 2 meter. Saat peristiwa terjadi, ketinggian air di dalam bak diperkirakan mencapai 1,5 meter.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kedua korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan usai salat Ashar.

Menyikapi peristiwa ini, Polres Buleleng mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di sekitar tambak, kolam, sungai, saluran irigasi, maupun lokasi lain yang memiliki potensi bahaya.

Selain itu, pemilik tambak dan lahan budidaya juga diminta memasang pagar pengaman, penutup, atau rambu peringatan di sekitar bak penampungan air guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami