Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 20 Agustus 2026
Dua Bocah di Gerokgak Tewas Tenggelam di Tambak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Duka menyelimuti Banjar Dinas Kerta Kawat, Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Dua bocah laki-laki ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam bak rotifer saat mencari ikan di kawasan tambak, Jumat (3/7/2026) siang.
Kedua korban masing-masing berinisial Muhammad DF (7) dan Muhammad FA (6). Jasad keduanya ditemukan mengambang di tambak benih bandeng milik warga yang berada tidak jauh dari tempat tinggal mereka.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan peristiwa itu terungkap setelah Abdul Aziz mendatangi rumah Mujiat untuk mencari keberadaan Muhammad DF. Namun, Mujiat mengaku tidak mengetahui keberadaan anak tersebut.
"Keduanya kemudian berinisiatif mencari ke area tambak benih bandeng milik warga. Di lokasi itulah mereka menemukan kedua korban dalam keadaan mengambang," ujar Yohana saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7).
Mengetahui kondisi tersebut, Abdul Aziz bersama Mujiat segera mengevakuasi kedua korban dan membawanya ke Puskesmas Gerokgak I. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, tim medis menyatakan kedua bocah tersebut telah meninggal dunia.
Mendapat laporan kejadian, personel Polres Buleleng langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedua korban diduga terjatuh ke dalam bak rotifer ketika mencari ikan-ikan kecil di sekitar area tambak.
Yohana menjelaskan, bak rotifer tempat kejadian berukuran sekitar 4 meter x 2 meter dengan kedalaman kurang lebih 2 meter. Saat peristiwa terjadi, ketinggian air di dalam bak diperkirakan mencapai 1,5 meter.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kedua korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan usai salat Ashar.
Menyikapi peristiwa ini, Polres Buleleng mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di sekitar tambak, kolam, sungai, saluran irigasi, maupun lokasi lain yang memiliki potensi bahaya.
Selain itu, pemilik tambak dan lahan budidaya juga diminta memasang pagar pengaman, penutup, atau rambu peringatan di sekitar bak penampungan air guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4593 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2405 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2060 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1661 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1097 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun