Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 4 Juli 2026
Sekjen AMSI Maryadi Berpulang, Tinggalkan Jejak Besar bagi Media Siber
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kabar duka datang dari dunia jurnalistik Indonesia. Sekretaris Jenderal Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Maryadi, meninggal dunia pada Jumat (3/7/2026).
Kepergian Maryadi menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar AMSI dan insan pers nasional. Selama bertahun-tahun, ia dikenal sebagai sosok yang berperan penting dalam memperkuat organisasi sekaligus mendorong terciptanya ekosistem media digital yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, mengenang Maryadi sebagai figur yang telah mengabdikan diri sejak awal berdirinya organisasi. Sebelum menjabat Sekretaris Jenderal, Maryadi dipercaya sebagai Bendahara Umum AMSI pada periode 2017–2023.
Wahyu menuturkan, almarhum dikenal sebagai pribadi pekerja keras yang konsisten mendampingi anggota serta memperjuangkan berbagai program strategis organisasi.
"Ia bukan hanya seorang pengurus, tetapi juga rekan seperjuangan yang memahami bahwa jurnalisme berkualitas hanya dapat tumbuh apabila ditopang oleh perusahaan media yang sehat dan independen," katanya.
Menurutnya, berbagai fondasi kelembagaan, tata kelola organisasi, hingga sejumlah program penting AMSI lahir dari dedikasi dan kerja keras Maryadi. Selama mengemban amanah, almarhum menjalankan tugas dengan penuh loyalitas serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap organisasi dan anggotanya. Kepergian Maryadi, lanjut Wahyu, meninggalkan duka mendalam bagi komunitas media siber di Indonesia.
"Kami akan mengenang dedikasi, kerja keras, dan komitmennya untuk terus memperkuat media siber Indonesia," ujarnya.
Wahyu juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan atas nama seluruh pengurus dan anggota AMSI.
"Atas nama Pengurus Nasional dan seluruh anggota AMSI, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan seluruh amal pengabdiannya menjadi pahala yang terus mengalir," ungkapnya.
Profil Maryadi
Mengutip Sulbarkini.com, Maryadi memulai karier jurnalistiknya di Harian Suaka Pontianak pada 1999. Setahun kemudian, ia menjadi stringer Associated Press dan menjalankan peran tersebut hingga 2006.
Pada periode yang sama, Maryadi bergabung dengan detik.com sebagai editor dan project leader hingga 2008. Pengalaman tersebut menjadi pijakan awal dalam perjalanan panjangnya di industri media digital.
Kariernya kemudian berlanjut di VIVA Network. Sejak 2008 hingga 2021, Maryadi mengabdikan diri di perusahaan tersebut dan dipercaya menduduki posisi Pemimpin Redaksi. Selama lebih dari satu dekade, ia dikenal memiliki kemampuan memimpin ruang redaksi sekaligus memahami pengembangan produk jurnalistik dan dinamika bisnis media digital.
Selain aktif di perusahaan media, Maryadi juga berkiprah di Asosiasi Media Siber Indonesia. Ia menjabat Bendahara Umum AMSI pada periode 2017–2023 sebelum kemudian dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal.
Dalam berbagai perannya, Maryadi berkontribusi memperkuat kelembagaan AMSI sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem bisnis media digital yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Maryadi dikenang sebagai sosok yang mampu menjembatani kepentingan jurnalistik dan bisnis media. Pengabdiannya sebagai reporter, editor, pemimpin redaksi, hingga pengurus organisasi media menjadikannya salah satu figur yang memberikan kontribusi penting bagi perkembangan industri media siber di Indonesia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3185 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1096 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 492 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 406 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun