Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Akibat Covid-19, Manajer Operasional Villa Banting Setir Jualan Loloh
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Made Karda merupakan seorang Manajer Operasional Villa and Restoran Bebek Tepi Sawah Ubud, Gianyar. Pria lajang asal Gunaksa, Klungkung ini memiliki jualan Loloh (jamu) kunyit untuk mengisi waktu kosong pasca penghentian sementara aktivitas di tempat bekerja akibat pandemi Covid-19.
[pilihan-redaksi]
"Sebenarnya ini hanya mengisi waktu kosong. Awalnya coba-coba buat loloh dari panen kunyit di rumah. Saat di posting di media sosial banyak respon positif, banyak yang pesan dan ada yang bilang ini recommended untuk di jual," kata pria yang akrab di panggil Karda Baguz saat dikonfirmasi pada Rabu (6/5) sore di Denpasar.
Karda mengakui memproduksi loloh kunyit di rumahnya di Denpasar. Loloh tersebut dikemas dalam botol ukuran 300 ml dengan harga Rp. 5000 per botol.
"Ini hanya memanfaatkan kunyit yang ada di rumah dan juga membantu teman-teman menjaga kesehatan," ujar Karda.
Menurut Karda, apa yang dilakukan merupakan bagian dari tetap menjaga kreativitas. Apalagi semenjaga pandemi Covid-19 seluruh kegiatan di tempat bekerja di hentikan.
"Paling datang ke tempat kerja hanya untuk bersih-bersih. Itu pun berganti dengan teman," tutur Karda.

Karda berharap pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga para pekerja pariwisata seperti dirinya dapat kembali bekerja. Selain itu, Karda juga berharap industri pariwisata Bali kembali bangkit pasca Covid-19.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4451 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2196 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1560 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1009 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 947 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun