Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Akibat Covid-19, Manajer Operasional Villa Banting Setir Jualan Loloh
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Made Karda merupakan seorang Manajer Operasional Villa and Restoran Bebek Tepi Sawah Ubud, Gianyar. Pria lajang asal Gunaksa, Klungkung ini memiliki jualan Loloh (jamu) kunyit untuk mengisi waktu kosong pasca penghentian sementara aktivitas di tempat bekerja akibat pandemi Covid-19.
[pilihan-redaksi]
"Sebenarnya ini hanya mengisi waktu kosong. Awalnya coba-coba buat loloh dari panen kunyit di rumah. Saat di posting di media sosial banyak respon positif, banyak yang pesan dan ada yang bilang ini recommended untuk di jual," kata pria yang akrab di panggil Karda Baguz saat dikonfirmasi pada Rabu (6/5) sore di Denpasar.
Karda mengakui memproduksi loloh kunyit di rumahnya di Denpasar. Loloh tersebut dikemas dalam botol ukuran 300 ml dengan harga Rp. 5000 per botol.
"Ini hanya memanfaatkan kunyit yang ada di rumah dan juga membantu teman-teman menjaga kesehatan," ujar Karda.
Menurut Karda, apa yang dilakukan merupakan bagian dari tetap menjaga kreativitas. Apalagi semenjaga pandemi Covid-19 seluruh kegiatan di tempat bekerja di hentikan.
"Paling datang ke tempat kerja hanya untuk bersih-bersih. Itu pun berganti dengan teman," tutur Karda.

Karda berharap pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga para pekerja pariwisata seperti dirinya dapat kembali bekerja. Selain itu, Karda juga berharap industri pariwisata Bali kembali bangkit pasca Covid-19.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 827 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 710 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 532 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 512 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik