Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Luhut ke Koster: Bali Jangan Andalkan Turis Saja

Rabu, 7 Oktober 2020, 18:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/suara.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Luhut Binsar Pandjaitan, selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi meminta Gubernur Bali I Wayan Koster untuk tidak hanya mengandalkan sektor pariwisata dalam membuka lapangan pekerjaan.

Hal ini lantaran hampir 100 ribu pekerja sektor pariwisata terkena PHK akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

"Kesepakatan kita juga bahwa Bali jangan andalkan turis saja," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Rabu (7/10/2020) dikutip dari Suara.com.

Menurut Luhut sudah seharusnya perekonomian Bali tidak hanya mengandalkan sektor pariwisata saja, tetapi ada potensi ekonomi yang lain yang bisa digarap pulau dewata tersebut.

"Tapi juga peternakan ikan, menyangkut masalah diving dan seterusnya. Sehingga Bali punya diversifikasi turis, tidak hanya Bali-nya saja," katanya.

Bahkan kata dia perekonomian Bali babak belur dihajar pandemi virus corona atau Covid-19, karena wisatawan mancanegara yang datang anjlok 99 persen.

"Bali merugi sekitar Rp 9 triliun perbulan, pertumbuhan ekonominya juga pada triwulan 1 tahun ini -1,14 persen dan merosot ke angka -10,98 persen pada triwulan kedua," paparnya.

Maka dari itu salah satu langkah yang saat ini ditempuh adalah bagaimana segera menyelamatkan perekonomian nasional dari pandemi lewat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya melalui taman terumbu karang Indonesia (ICRG).

"Hari ini pemerintah Indonesia meluncurkan program Ekonomi nasional Padat Karya melalui restorasi terumbu karang yang dipusatkan pada perairan Nusa Dua di samping daerah lainnya Sanur Serangan," katanya.

Luas lahan yang mengalami restorasi kata dia luasnya mencapai 50 hektar, ini Luhut merupakan kegiatan restorasi terumbu karang yang terluas terbesar yang pernah dilakukan Indonesia.

"Dan ini berlanjut dan saya sudah laporkan ke presiden tahun depan kalau bisa kita melakukan mungkin beberapa ratus hektar lagi untuk terumbu replanting terumbu karang Ini," katanya.

Lebih lanjut dirinya menerangkan program tersebut bakal melibatkan 11.327 ribu pekerja lokal yang memiliki kompetensi.

“ICRG menyerap 11,3 ribu tenaga kerja sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki ekosistem laut melalui restorasi terumbu karang,” ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami