Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Belajar dari Masa Pandemi, HP Juga Menjadi Alat Transaksi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Putri Suastini Koster Didaulat Jadi Narasumber Pembukaan Youth Festival 2020. Youth Festival yang dibuka Sabtu 17 Oktober ini akan berlangsung selama delapan (8) hari hingga 25 Oktober mendatang.
Dengan mengangkat tema "Pemuda Milenial Bangkit di Era Digital" diharapkan mampu menjadi momentum tumbuhnya kreativitas kawula muda untuk menuangkan ide ke dalam sebuah seni yang kemudian dapat dipasarkan dan dijual.
Dengan kemampuan penguasaan teknologi, generasi milenial harus mampu bersaing memasarkan produk kerajinan tangannya secara online.
"Belajar dari masa pandemi yang mengharuskan kita berbelanja dari rumah agar tidak menimbulkan kerumunan di luar rumah, sehingga handphone menjadi alat transaksi pemesanan sekaligus pembayaran selain sebagai alat komunikasi. Hal ini tentu sangat mempermudah transaksi dan juga menghindari sentuhan fisik antara satu orang dengan orang lain, termasuk dengan benda (uang kartal)," kata Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster saat didaulat sebagai salah satu narasumber saat pembukaan Youth Festival 2020 di Atrium Sidewalk Jimbaran, Kabupaten Badung, Sabtu (17/10) malam.
Ketua Dekranasda Provinsi Bali dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Wayan Jarta mengatakan, perajin Bali tidak boleh lemah, tidak boleh putus asa bahkan tidak boleh berkeinginan untuk menutup usahanya saat masa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir.
Malah sebaliknya perajin Bali harus mampu menggunakan kesempatan seperti ini untuk mulai berkarya dalam menciptakan inovasi baru yang nantinya dapat memodifikasi model dan ciptaannya yang baru, yang dapat diterima dan tentunya bermanfaat bagi orang lain saat ini dan ke depannya.
"Apabila saat ini kita tidak bisa memasarkan hasil produksi ke luar negeri karena pengiriman yang terhambat, maka sebaiknya kita tetap melakukan pemasaran via online khusus bagi saudara-saudara kita yang ada di dalam negeri, termasuk saudara kita yang ada di Bali," ujar Ny Putri Koster.
Bagi perajin yang sudah memiliki nama (brand), dipersilahkan masuk dan bergabung ke dalam Baliyoni Group (Balimall) yang sudah ada pada aplikasi online. Dengan bergabung, maka semua barang kerajinan mulai dari harga dan kualitas, juga akan dapat diketahui oleh calon konsumen. Sehingga dari segi pemasaran dirasakan tidak akan begitu sulit, katanya, menekankan.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8524 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5873 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3685 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2518 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar