Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pelabuhan Celukan Bawang Perketat Protokol Kesehatan

Rabu, 4 November 2020, 20:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Pelabuhan Celukan Bawang di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Buleleng menjadi salah satu pintu masuk menuju Buleleng. Pelabuhan bongkar muat ini seringkali disinggahi kapal dari luar Pulau Bali untuk bongkar muat barang.

Untuk itulah, pelabuhan ini juga menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, agar potensi penularan Covid-19 dari wilayah pelabuhan bisa diminimalisir.  Pelindo III mewajibkan seluruh pegawai serta pengunjung pelabuhan serta kru kapal yang berkunjung ke Pelabuhan Celukan Bawang wajib mengikuti aturan penerapan protokol kesehatan, termasuk dalam beraktivitas untuk mengurangi resiko penyebaran Covid-19.  

Pelindo III juga menyiapkan petugas khususu untuk memeriksa suhu badan setiap warga yang berada di aera pelabuhan, guna mendeteksi dini suhu tubuh petugas. Mereka yang diperiksa adalah pengunjung yang datang keluar masuk areal pelabuhan, hingga kepada awak kapal.

"Pengecekan kesehatan para petugas pelabuhan pun rutin dilakukan. Dengan upaya tersebut, diharapkan kekuatan SDM dalam mengoperasikan pelabuhan dapat terjaga dan kegiatan kepelabuhanan bisa tetap dijalankan 24 jam non-stop, sehingga tidak mengganggu logistik," ujar General Manager Pelindo III Celukan Bawang, Zanuar Eka Wijaya,  

Eka Wijaya  menambahkan, Pelindo III bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) juga menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) sesuai protokol kesehatan khusus bagi kapal yang akan masuk ke kawasan pelabuhan.  Hal ini untuk memastikan seluruh kapal yang akan sandar dan labuh telah melewati berbagai tahapan pemeriksaan sesuai standar yang telah berlaku.

“Misalnya dengan pengecekan kesehatan seluruh awak kapal secara langsung di atas kapal atau on board. Apabila ditemukan ada kru atau awak kapal yang terindikasi Covid-19, maka kapal tersebut akan ditempatkan di area isolasi dan mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19," imbuhnya

Upaya-upaya yang dilakukan ini tak lain untuk memerangi penyebaran Covid-19 di kawasan pelabuhan.

"Upaya yang diterapkan tersebut dimaksudkan agar kami tetap bisa menjalankan pelayanan meskipun di tengah wabah Covid-19," pungkasnya. (NOV)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Tim Liputan COVID



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami