Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Diduga Kelelahan, Petani Meninggal Saat Membajak Sawah

Kamis, 26 November 2020, 20:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Seorang petani di Banjar Sambian Tengah, Desa Timpag , Kecamatan Kerambitan ditemukan tewas di pematang sawah. Pria paruh baya ini, I Wayan Subadra (66) diduga kelelahan saat membajak sawah dengan traktor pada Kamis (26/11).

Informasi yang berhasil dihimpun,  penemuan mayat sekitar pukul 11.30 WITA. Saat itu warga atas nama, I Nengah Edi Darsana (53) hendak mencari kelapa di sebelah timur sawah milik korban. Saat sampai di sawah milik korban, ia melihat korban terlentang di pematang sawah dekat traktornya . Saat dilihat, posisi kepala menghadap ke atas dan saksi memanggil korban namun tidak dijawab.

Karena korban tidak menjawab, kemudian Nengah Edi berlari untuk mencari bantuan. Bersama-sama masyarakat  sekitarnya, mereka kemudian melihat dari tempat saksi pertama melihat korban. Tak berselang lama datang  anak korban I Wayan Suarsana (39)  bersama  keluarga  setelah mendapat telepon dari warga.  Pelapor mendekati dan mengecek keadaannya, korban  sudah dalam keadaan meninggal dunia.  Kasus ini selanjutnya dilaporkan ke polisi.

Kasubag Humas Polres Tabanan IPTU I Nyoman Subagia membenarkan penemuan mayat tersebut. Setelah adanya laporan , petugas dari Polsek Kerambitan bersama petugas dari Puskesmas I Kerambitan Timpag segera ke lokasi. Dari pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan  bekas tindak kekerasan.

“Dari  hasil pemeriksaan tim medis, korban diduga meninggal karena kelelahan usai menjalankan tranktor di sawahnya,” jelas IPTU Subagia.

Ditambahkan, sebelum kejadian, sekitar Pukul 07.30 WITA korban pamitan hendak membajak sawah miliknya. Namun naas , korban ditemukan meninggal di pematang sawah miliknya.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban meninggal setengah jam sebelum ditemukan, atau sekitar pukul 11.00 WITA. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian itu sebagai musibah,” ujarnya. 

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami