Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Aktivitas Pasar Tradisional di Denpasar Mulai Menggeliat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Memasuki pertengahan November 2020 aktivitas di beberapa pasar tradisional di Kota Denpasar dirasakan mulai menggeliat.
Kondisi tersebut terlihat dari pemantauan harga maupun stok kebutuhan aneka bahan pokok rutin dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar setiap minggu.
"Mulai bergeliat, terjadi di beberapa pasar tradisional di Denpasar. Jika dilihat dari besaran pertumbuhan kurang lebih mencapai 60 persen. Jadi bisa dikatakan kondisinya sudah mulai stabil saat ini," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari belum lama ini.
"Senin dan Kamis, kami selalu monitoring ke pasar-pasar dengan melakukan pemantauan terhadap harga pasar. Dari komunikasi dalam melakukan monitoring pedagang rata-rata menyampaikan telah mulai ada peningkatan penjualan," bebernya.
Selain itu edukasi juga tetap dilakukan dalam upaya mendorong agar para pedagang tetap mampu bertahan. Karena, lanjutnya, semua usaha pasti mengalami kondisi yang sama saat ini.
"Sebagian pedagang masih tetap bertahan serta masih bisa melangsungkan usaha yang dijalaninya saat ini. Walaupun pelan-pelan setidaknya mereka masih bisa bangkit," katanya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4529 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1989 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun