Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Order Sepi, Pengrajin Batu Hitam Karangasem Turunkan Harga Jual

Rabu, 30 Desember 2020, 16:00 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Lesunya perekonomian sebagai imbas pandemi corona yang melanda dunia berdampak langsung terhadap pengrajin batu hitam di Kabupaten Karangasem.

Seperti penuturan salah satu pemilik usaha kerajinan batu tabas asal Selat, Karangasem, Ketut Darma Putra, Rabu (30/12/2020) bahwa selama pandemi, jumlah order atau pesanan pelinggih berbahan dasar batu hitam Karangasem turun drastis.

"Pandemi ini sangat berdampak, banyak yang tidak jadi memesan padahal sebelumnya pelanggan sudah ada yang berencana untuk membeli tapi karena situasi mereka mengurungkan niatnya," kata Darma Putra.

Pria yang sudah menekuni usaha kerajinan batu hitam sejak 20 tahun silam tersebut juga mengaku telah mengurangi hampir sebagian tenaga kerjanya. Dimana sebelum pandemi ia mempekerjakan hampir sebanyak 15 orang. Namun kini karena sepinya orderan yang tersisa hanya tinggal 8 orang saja.

Tak hanya sepi pesanan, agar tetap bisa mempertahankan usahanya ia juga terpaksa menurunkan harga jual demi tetap bisa membiayai operasional usaha termasuk gaji untuk tenaga kerjanya.

"Mau tidak mau agar tetap bisa operasional kita turunkan harga, ya cukup untuk bayar tenaga kerja dan membeli bahan baku meski kadang keteteran untuk bayar listriknya," tandasnya.

Ia berharap, kondisi ini bisa segera berlalu sehingga perekonomian warga bisa kembali pulih. Ia juga mengajak agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami