Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Isu Nyipeng Setelah Nyepi, Ini Kata Bendesa Adat Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bendesa Adat Kota Tabanan, I Gusti Gede Ngurah Siwa Genta menegaskan isu Nyipeng setelah hari raya Nyepi Saka 1943 pada Minggu (14/3/2021) dipastikan tidak ada.
Menurutnya, dalam perayaan Hari Raya Nyepi di tahun ini tetap mengikuti arahan dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali.
“Dalam hal ini kita tetap mengikuti arahan dari PHDI dan MDA Bali bahwasanya perayaan Nyepi tersebut hanya pada Minggu (14/3/2021) saja akan dilaksanakan,” jelasnya, Sabtu (13/3/2021).
Dengan adanya Catur Brata Penyepian setidaknya krama Desa adat di Kabupaten Tabanan dapat melakukan aktivitas di rumah saja jangan sampai ada keluar rumah.
“Jadi dalam melaksanakan Catur Brata Penyepian aktivitas dapat dilakukan di rumah saja. Yang mana, hal tersebut telah ditekankan dengan surat edaran di seluruh desa adat di Kabupaten Tabanan juga,” ucapnya.
Dalam pelaksanaan Brata Penyepian, kata dia, bisa dikatakan krama di wewengkon Desa Adat di Tabanan yang multi heterogen ini telah diarahkan dengan baik.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4545 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun