Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Banjir Bima: 2 Orang Meninggal, 27.808 Jiwa Terdampak

Senin, 5 April 2021, 15:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Dua orang dilaporkan meninggal dunia, serta 27.808 jiwa atau 9.245 kepala keluarga (KK) terdampak akibat banjir yang meluap di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat sejak Sabtu (3/4). 

Akibat banjir empat kecamatan terendam, sebagian terisolir karena jembatan putus, dan ratusan ekor ternak terseret arus. Satu dari dua korban yang meninggal yakni warga Desa Sie, Kecamatan Monta, diketahui bernama Hamid  ditemukan warga terdampar di perbatasan Desa Sie dan Tangga, Sabtu (3/4) pagi. Hamid terseret arus di sungai Dam Pela Parado dan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa oleh warga.

“Korban diduga menyelamatkan ternak miliknya di areal persawahan, karena harus melintasi sungai cukup deras sehingga dia terseret banjir,” ujar salah satu pihak keluarga korban.

Pascakejadian, pihaknya bersama warga setempat mencari korban karena tidak pulang ke rumah. Namun setelah dicari korban ditemukan sudah tak bernyawa di sungai setempat.

“Usai ditemukan, kita langsung evakuasi ke rumah duka,” terangnya.

Adanya korban meninggal ini, pada momen peninjauan langsung pascabanjir bandang menimpa beberapa Kecamatan Kabupaten Bima, Sabtu (3/4) Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dan Bupati Bima Indah Damayanti Putri, langsung melayat ke rumah duka dan memberikan bantuan.

Guna menyiapkan langkah antisipasi dan penanggulangan, BPBD Kabupaten Bima telah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan Desa terdampak serta menyiapkan bantuan logistik untuk diberikan kepada warga terdampak banjir. 

Demikian juga dengan BPBD Provinsi NTB telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima untuk pemberian bantuan logistik lanjutan kepada warga terdampak banjir. 

Sementara, jumlah warga yang mengungsi ke rumah kerabat dan lokasi lainnya masih dalam pendataan BPBD Kabupaten Bima. Selain korban jiwa, kurang lebih 9.245 unit rumah warga terendam, 12 di antaranya rusak. Empat unit jembatan juga ikut terputus. Selain itu, 294 hektare lahan pertanian dan 25 hektare lahan perikanan warga ikut terdampak. 

Kondisi saat ini dilaporkan banjir sudah berangsur surut meski hujan masih berlangsung. BPBD setempat juga berkoordinasi dengan BMKG untuk mengantisipasi perkembangan cuaca di wilayah tersebut.

Warga diminta agar selalu waspada karena adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Dompu, dan Kota Bima. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami