Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Banjir Bima: 2 Orang Meninggal, 27.808 Jiwa Terdampak
BERITABALI.COM, NTB.
Dua orang dilaporkan meninggal dunia, serta 27.808 jiwa atau 9.245 kepala keluarga (KK) terdampak akibat banjir yang meluap di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat sejak Sabtu (3/4).
Akibat banjir empat kecamatan terendam, sebagian terisolir karena jembatan putus, dan ratusan ekor ternak terseret arus. Satu dari dua korban yang meninggal yakni warga Desa Sie, Kecamatan Monta, diketahui bernama Hamid ditemukan warga terdampar di perbatasan Desa Sie dan Tangga, Sabtu (3/4) pagi. Hamid terseret arus di sungai Dam Pela Parado dan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa oleh warga.
“Korban diduga menyelamatkan ternak miliknya di areal persawahan, karena harus melintasi sungai cukup deras sehingga dia terseret banjir,” ujar salah satu pihak keluarga korban.
Pascakejadian, pihaknya bersama warga setempat mencari korban karena tidak pulang ke rumah. Namun setelah dicari korban ditemukan sudah tak bernyawa di sungai setempat.
“Usai ditemukan, kita langsung evakuasi ke rumah duka,” terangnya.
Adanya korban meninggal ini, pada momen peninjauan langsung pascabanjir bandang menimpa beberapa Kecamatan Kabupaten Bima, Sabtu (3/4) Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dan Bupati Bima Indah Damayanti Putri, langsung melayat ke rumah duka dan memberikan bantuan.
Guna menyiapkan langkah antisipasi dan penanggulangan, BPBD Kabupaten Bima telah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan Desa terdampak serta menyiapkan bantuan logistik untuk diberikan kepada warga terdampak banjir.
Demikian juga dengan BPBD Provinsi NTB telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima untuk pemberian bantuan logistik lanjutan kepada warga terdampak banjir.
Sementara, jumlah warga yang mengungsi ke rumah kerabat dan lokasi lainnya masih dalam pendataan BPBD Kabupaten Bima. Selain korban jiwa, kurang lebih 9.245 unit rumah warga terendam, 12 di antaranya rusak. Empat unit jembatan juga ikut terputus. Selain itu, 294 hektare lahan pertanian dan 25 hektare lahan perikanan warga ikut terdampak.
Kondisi saat ini dilaporkan banjir sudah berangsur surut meski hujan masih berlangsung. BPBD setempat juga berkoordinasi dengan BMKG untuk mengantisipasi perkembangan cuaca di wilayah tersebut.
Warga diminta agar selalu waspada karena adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Dompu, dan Kota Bima.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3864 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1819 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang