Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Situasi Covid-19, Serikat Pekerja di Bali Tidak Demo di "May Day"
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Direktur Intelkam Polda Bali, Kombespol Zainal Abidin,S.I.K.,M.Si bersilahturahmi dengan Elemen Serikat Pekerja di Bali dalam rangka membentuk sinergisitas Polri guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dalam memperingati May Day 2021 di tengah Pandemi Covid-19.
Kegiatan yang dilaksanakan di Denpasar ini berlangsung di Denpasar Utara, Jumat 30 April 2021. Dihadiri oleh Ketua DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Bali I Wayan Madra, Ketua DPD Federasi Serikat Pekerja Bali I Putu Semarakandi, Ketua FSP PAR – SPSI Bali I Putu Gunanta dan Ketua DPC FSP. PAR-SPSI Badung Selamat Suranto.
Kombes Zainal Abidin,S.I.K.,M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan hari buruh Internasional (Mayday) yang jatuh hari ini, 1 Mei 2021 pelaksanaannya serempak di seluruh dunia. Sehingga rawan ditunggangi oleh kelompok-kelompok tertentu dengan tuntutan di luar konteks permasalahan kaum buruh.
"Kami harapkan Elemen Serikat Pekerja di Bali dapat membantu program pemerintah dalam menekan kasus penyebaran covid-19 di Provinsi Bali sehingga pariwisata di Bali dapat dibuka kembali," bebernya.
Sementara itu, DPD KSPSI Provinsi Bali I Wayan Madra menyatakan tidak akan melaksanakan kegiatan aksi unjuk rasa dikarenakan situasi pandemi Covid-19. Pihaknya akan melaksanakan kegiatan audensi di Kantor Sekretariat KSPSI Provinsi Bali Jl Gurita Sesetan Denpasar pada tanggal 1 Mei 2021 dengan tema “Kupas Tuntas Undang-Undang Cipta Kerja” dengan mengundang narasumber dari Disnaker Provinsi Bali dan BPJS Ketenagakerjaan.
"Kami juga menginginkan kasus Covid-19 di Provinsi Bali dapat menurun sehingga pariwisata dapat dibuka kembali," ungkap Wayan Madra.
Keterangan terpisah, Ketua Federasi Serikat Pekerja Bali I Putu Semarakandi menyatakan Federasi Serikat Pekerja Bali tidak akan melaksanakan aksi demo karena situasi Covid-19.
"Jadi, kami tidak jadi melaksanakan aksi demo. Kami hanya melaksanakan kegiatan audensi dengan Disnaker Provinsi Bali dan kami menginginkan dibukanya kembali Pariwisata di Bali. Sehingga para pekerja yang dirumahkan dan di PHK dapat kembali bekerja," terangnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4604 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2409 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2065 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1107 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun