Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 3 Oktober 2026
Permintaan Keben di Banjar Blumbang Penarungan Masih Stabil
BERITABALI.COM, BADUNG.
Produk kerajinan keben bermotif tempelan desain berbagai warna warni bunga disebut masih mampu bergeliat di tengah Pandemi saat ini.
Meskipun ada sedikit penurunan jumlah permintaan pada Hari Raya Galungan dan Kuningan bulan lalu akan tetapi, penjualan disebut masih stabil oleh salah satu pelaku usaha alat-alat upakara yadnya dan persembahyangan di Banjar Blumbang, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Ni Made Budi, Selasa (4/5).
"Sejak pandemi memang telah ada menurun pernintaan sebesar 50 persen, akan tetapi kondisi tersebut tidak terlalu berdampak signifikan pada permintaan produk Keben secara umum.Jadi, bisa dikatakan masih ada saja yang membeli meskipun tidak dalam jumlah banyak," pungkasnya dikutip dari beritabadung.id.
Sempat sebelumnya pesanan datang dari luar daerah dengan cara pembeli datang langsung, selanjutnya beberapa bulan sekali diambil dalam jumlah banyak.
"Sempat sampai luar daerah Keben ini dipesan untuk dibawa ke Lampung, Sulawesi, Lombok serta ke Jakarta dengan sekali angkut mencapai kurang lebih 50 Pcs Keben dan beberapa produk upakara lainnya," ujarnya.
Untuk Keben-keben belum ditempel kertas tisu bermotif sebagian besar didatangkan dari pengrajin di beberapa daerah di Bali, yang sebagian besar berbahan baku Bambu dan daun Pandan.
"Keben-keben ini sebagian besar didatangkan dari daerah Buleleng dan Bangli, untuk selanjutnya ditempel dengan kertas bermotif bunga-bungaan ini yang dipesan secara langsung dari negara Korea," jelasnya.
Dalam pengerjaan penempelan biasanya dilakukan oleh 6 orang pekerja khususnya para ibu-ibu rumah tangga dalam mengisi waktu sengang. Dalam sehari, per orang mampu menempel ke belasan Keben. Untuk harga ditawarkan beragam tergantung ukuran serta motif masing-masing produk tersebut.
"Harga per Pcs Keben kami jual mulai dari harga, Rp 25 ribu sampai Rp 200 ribuan per pcs dengan ukuran 20 sampai 30 cm meter satu Kebennya," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1078 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 417 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 368 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 331 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 271 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar