Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
39% Milenial Terkena Dampak Finansial Selama Pandemi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Generasi milenial ternyata paling banyak merasakan dampak finansial akibat pandemi Covid-19.
Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Junanto Heriawan mengatakan, dua per tiga masyarakat Indonesia merasa lebih sulit mengelola uang selama masa pandemi.
"Ada yang ada uang tapi tidak mengerti mau diapakan. Ada yang nyangkut di saham, ada nyangkut di mana. Ini Banyak sekali kebingungan dan kegalauan dan kegamangan," kata Junanto dalam webinar daring bersama Gopay, Rabu (28/7/2021) dikutip dari Suara.com.
Mengutip hasil survei dari Morning Consult (September 2020) dan Standard Chartered (Januari 2021), kesulitan pengelolaan uang tersebut paling banyak dirasakan oleh milenial dengan kelompok usia 25-45 tahun.
Junanto menambahkan, kebanyakan anak muda juga merasa kecewa dengan tingkat pengembalian tabungan dan investasi selama pandemi. Menurutnya, para perencana keuangan sudah waktunya untuk mengajak anak muda juga melek finansial.
"Milenial 39 persen paling terkena dampak secara finansial. Kalau yang di baby boomer relatif lebih duduk, karena mereka sudah punya aset lebih," ucapnya.
Ia menekankan, pentingnya literasi keuangan sejak muda. Agar saat dewasa mereka tidak gagap secara finansial. Berdasarkan survei nasional tahun 2019 membuktikan bahwa tingkat literasi keuangan pada kelompok muda belum optimal.
Survei tersebut mengungkap kalau tingkat literasi keuangan penduduk berusia 15-17 tahun bahkan hanya 16 persen. Sementara itu, pada kelompok usia muda yang sudah memiliki penghasilan sendiri juga rentan dalam penggunaan uangnya sendiri.
"Mereka di antara menghabiskan uang untuk kesenangan versus menabung atau berinvestasi menambah aset," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan