Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
9 Pasien Covid-19 di Jembrana Meninggal Selama Sepekan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus penyebaran covid-19 di Kabupaten Jembrana hingga saat ini masih dibilang masih tinggi. Terbukti selama sepekan berturut-turut sudah ada 9 orang meninggal dunia karena Covid-19, Kamis (29/7/2021) pagi.
Kasus kematian terbaru terjadi Kamis tiga orang dinyatakan meninggal dunia akibat terpapar covid-19.
“Pasien yang meninggal seorang lelaki usia 70 tahun asal Baluk, Kecamatan Negara. Mengalami Covid-19 berat. Pasien dirawat sejak Selasa (27/7/2021). Pasien dinyatakan meninggal Kamis (29/7/2021).Pasien lelaki (57) asal Penyaringan, Kecamatan Mendoyo dirawat sejak Senin (26/7/2021) mengalami pneumonia Meninggal dunia Kamis pagi,” terang Direktur RSU Negara dr. Ni Puttu Eka Indrawati.
Selain itu, pasien perempuan usia 56 tahun dari Banjar Ketapang, Desa Pengambengan juga mengalami pneumonia. Pasien meninggal pada Selasa (27/7/2021) dan Rabu (28/7/2021) perempuan usia 70 tahun asal Baler Bale Agung.
Dan pasien perempuan usia 60 tahun asal Dauh Waru, Kecamatan Jembrana. Pasien perempuan usia 70 tahun dari Gilimanuk, pasien perempuan usia 62 tahun asal Ekasari, Kecamatan Melaya dan perempuan usia 63 tahun asal Pulukan, Pekutatan.
Sementara pada Sabtu (24/7/2021) pasien yang meninggal dunia seorang laki-laki asal Ekasari, Kecamatan Melaya. Direktur RSU Negara dr Ni Putu Eka Indrawati Kamis (29/7/2021) mengatakan dari Januari 2021 hingga saat ini 94 orang pasien Covid-19 meninggal dunia.
Dari 9 orang pasien yang sepekan ini meninggal dunia 2 orang sudah divaksin lengkap sementara memiliki penyakit bawaan. Untuk 7 orang belum vaksin.
"Jadi sebagian besar belum vaksin. Kondisi pasien yang belum vaksin juga lebih berat, kalau sudah vaksin lengkap keluhan lebih ringan," jelasnya.
Dr Eka menambahkan, untuk ruang ICU akan ditambah dan rencana 10 ruangan. Seiring bertambahnya pasien ruang perawatan juga ditambah. Sementara untuk oksigen saat ini masih aman.
Reporter: bbn/jbr
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan