Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Lihat Korban Telanjang, Motif Penjaga Sekolah Cabuli Siswi SMP
BERITABALI.COM, NTB.
Pernah melihat korban telanjang saat keluar dari kamar mandi, menjadi alasan AR (28 tahun) penjaga sekolah salah satu SMA di Dompu, mencabuli seorang siswi SMP.
Hasil pemeriksaan polisi, AR mencabuli korban di dalam kelas lebih dari 10 kali. AR yang berstatus duda ini, mengakui perbuatannya saat diperiksa polisi. Siswi SMP berusia 13 tahun dicabuli pelaku sekitar 10 kali kurun satu bulan terakhir.
"Pelaku tidak tahan ketika melihat korban, dan sudah seringkali mencabuli korban," terang Kanit PPA Satreskrim Polres Dompu, Aipda Ahmad Rimawan, Kamis (26/8).
Kepada polisi korban juga mengaku sering digauli pelaku di ruang kelas SMA swasta tempat AR bekerja.
Ar mencabuli korban pertama kali pada pertengahan Juli lalu. Bermula AR mengancam akan memberi tahu pada warga. Kalau AR pernah melihat korban sedang telanjang bulat saat keluar dari kamar mandi.
"Rumah korban dengan sekolah tempat AR bekerja, dekat. Jadi AR tidak sengaja melihat korban telanjang sehabis mandi saat itu," ungkap Rimawan.
Ancaman tersebut dijadikan senjata oleh AR, memperdaya korban. Karena takut, korban terpaksa melayani nafsu bejat pelaku. Sebelum berhubungan, korban sempat mengatakan takut hamil. Namun AR berhasil meyakinkan korban sembari mengancam.
"Tenang kamu tidak akan hamil," kata korban, mengingat jawaban AR saat pertama kali mereka berhubungan.
AR kembali mengajak korban berhubungan dengan modus yang sama beberapa hari kemudian. Bahkan AR nekat mendatangi korban di rumahnya, untuk mengulangi perbuatannya di ruang kelas.
Korban yang takut dengan àncaman pelaku, mengiyakan dan diam-diam masuk ke sekolah menemui AR yang sudah menunggu.
"Perbuatan itu sering dilakukan sore hari, saat guru dan siswa tidak ada di sekolah," terang Rimawan.
Terakhir, AR mencabuli korban Selasa (24/8) sekitar pukul 17.40 WITA. Dengan modus sama, AR meminta korban untuk masuk ke sekolah dan menuju tempat biasa mereka berhubungan.
Melihat anaknya sering keluar masuk ke sekolah, ayah korban curiga. Penasaran dengan apa yang terjadi, ayah korban mengikuti kemana gerangan anaknya pergi. Tiba di halaman sekolah, sang ayah sudah tidak melihat anaknya. Ayah korban pun berteriak memanggil anaknya.
Mendengar panggilan ayahnya, korban pun keluar dari ruangan kelas. AR yang masih berada di ruangan kelas, tidak bisa berkutik.
"Mengetahui anaknya dicabuli AR, orang tua korban melaporkan kasus ini ke Polres Dompu. Pelaku diamankan Rabu (25/8) pagi," ucap Rimawan.
Sementara itu, perbuatan AR akhirnya diketahui warga setempat. Sejumlah warga yang marah, sempat menghakimi pelaku. Namun akhirnya diredam oleh polisi setelah dilakukan pendekatan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3551 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1127 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 532 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 512 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun