Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
Lihat Korban Telanjang, Motif Penjaga Sekolah Cabuli Siswi SMP
BERITABALI.COM, NTB.
Pernah melihat korban telanjang saat keluar dari kamar mandi, menjadi alasan AR (28 tahun) penjaga sekolah salah satu SMA di Dompu, mencabuli seorang siswi SMP.
Hasil pemeriksaan polisi, AR mencabuli korban di dalam kelas lebih dari 10 kali. AR yang berstatus duda ini, mengakui perbuatannya saat diperiksa polisi. Siswi SMP berusia 13 tahun dicabuli pelaku sekitar 10 kali kurun satu bulan terakhir.
"Pelaku tidak tahan ketika melihat korban, dan sudah seringkali mencabuli korban," terang Kanit PPA Satreskrim Polres Dompu, Aipda Ahmad Rimawan, Kamis (26/8).
Kepada polisi korban juga mengaku sering digauli pelaku di ruang kelas SMA swasta tempat AR bekerja.
Ar mencabuli korban pertama kali pada pertengahan Juli lalu. Bermula AR mengancam akan memberi tahu pada warga. Kalau AR pernah melihat korban sedang telanjang bulat saat keluar dari kamar mandi.
"Rumah korban dengan sekolah tempat AR bekerja, dekat. Jadi AR tidak sengaja melihat korban telanjang sehabis mandi saat itu," ungkap Rimawan.
Ancaman tersebut dijadikan senjata oleh AR, memperdaya korban. Karena takut, korban terpaksa melayani nafsu bejat pelaku. Sebelum berhubungan, korban sempat mengatakan takut hamil. Namun AR berhasil meyakinkan korban sembari mengancam.
"Tenang kamu tidak akan hamil," kata korban, mengingat jawaban AR saat pertama kali mereka berhubungan.
AR kembali mengajak korban berhubungan dengan modus yang sama beberapa hari kemudian. Bahkan AR nekat mendatangi korban di rumahnya, untuk mengulangi perbuatannya di ruang kelas.
Korban yang takut dengan àncaman pelaku, mengiyakan dan diam-diam masuk ke sekolah menemui AR yang sudah menunggu.
"Perbuatan itu sering dilakukan sore hari, saat guru dan siswa tidak ada di sekolah," terang Rimawan.
Terakhir, AR mencabuli korban Selasa (24/8) sekitar pukul 17.40 WITA. Dengan modus sama, AR meminta korban untuk masuk ke sekolah dan menuju tempat biasa mereka berhubungan.
Melihat anaknya sering keluar masuk ke sekolah, ayah korban curiga. Penasaran dengan apa yang terjadi, ayah korban mengikuti kemana gerangan anaknya pergi. Tiba di halaman sekolah, sang ayah sudah tidak melihat anaknya. Ayah korban pun berteriak memanggil anaknya.
Mendengar panggilan ayahnya, korban pun keluar dari ruangan kelas. AR yang masih berada di ruangan kelas, tidak bisa berkutik.
"Mengetahui anaknya dicabuli AR, orang tua korban melaporkan kasus ini ke Polres Dompu. Pelaku diamankan Rabu (25/8) pagi," ucap Rimawan.
Sementara itu, perbuatan AR akhirnya diketahui warga setempat. Sejumlah warga yang marah, sempat menghakimi pelaku. Namun akhirnya diredam oleh polisi setelah dilakukan pendekatan.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1395 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1208 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 631 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 547 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 517 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung