Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 6 Juli 2026
Kasus Melandai, Keterisian Isoter di Denpasar Hanya 60 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tambahan kasus baru Covid-19 di Provinsi Bali, khususnya di Kota Denpasar menurun drastis sejak pemerintah menerapkan isolasi terpusat.
Kendati kasus turun, Pemerintah Kota Denpasar belum mengurangi kapasitas isoter. Demikian dikatakan Wali Kota Denpasar I GN. Jaya Negara yang didampingi Kadis Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, saat menyambut kunjungan Panglima TNI dan Kapolri di tempat isoter Grand Bali Beach, Sanur, Minggu (29/8).
"Jumlah hotelnya tetap. Cuman jumlah isiannya turun sekarang menjadi 60 persen rata-rata," ujarnya.
Hingga saat ini Denpasar memiliki delapan tempat isoter yang terdiri dari hotel dan balai diklat milik pemerintah. Dari jumlah tersebut Kota Denpasar memiliki kapasitas 1.847 tempat tidur untuk pasien isoter.
Sebagai penggerak ekonomi Bali dengan mobilitas tinggi, Kota Denpasar menyumbang paling banyak kasus baru. Kendati demikian, jumlah pasien yang sembuh juga relatif tinggi yakni 91,7 persen atau melebihi kesembuhan tingkat nasional.
Pihaknya berupaya terus menekan penularan Covid-19 di Kota Denpasar. Selain melakukan treatment dengan isoter, pihaknya juga menggencarkan testing DAN tracing kontak erat.
Untuk satu pasien Covid-19, saat INI pihaknya baru bisa memeriksa lima kontak erat. Ke depan jumlah itu akan di tingkatkan, sehingga angka kematian bisa ditekan dibanding saat ini yang jumlahnya relatif tinggi.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3564 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1129 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 540 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 517 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun