Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
Viral Pemotor Sunmori Pakai APD, Tuai Kecaman Komunitas Motor
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Viral video yang menunjukkan sejumlah pemotor yang menggunakan APD saat sunmori (sunday morning ride) di Jalan Cisinga, Kabupaten Tasikmalaya direspon Ikatan Motor Indonesia (IMI) setempat.
Ketua Bidang Organisasi Komunitas dan Humas IMI Korwil Kabupaten Tasikmalaya Vera Shopia meminta pemotor tidak menakuti warga dengan menggunakan APD seperti yang terjadi pada Minggu (29/8/2021) lalu.
“Kita sekarang masih dilanda wabah bencana Corona dan masih banyak dari warga yang ketakutan akan wabah ini. Terus ini kalian seakan-akan menakuti warga sekitar dengan cara menggunakan APD,” ujarnya.
Dia bahkan menuding pemotor yang memakai APD mencederai aktivitas Sunmori yang bertujuan baik. “Bukannya pakai APD, kalau mau pakai APD kenapa nggak sekalian saja Sunmori konvoi-nya pakai ambulan. Tolong segera klarifikasi, dan jangan menjadikan Sunmori hancur gara-gara kelakuan kalian semua,” tegasnya.
Selain dari IMI Tasikmalaya, kekecewaan disampaikan Paguyuban Otomotif Kabupaten Tasikmalaya (POKT) kepada pemotor yang melakukan aksi Sunmori sambil memakai APD.
“Sangat kecewa dengan kelakuan raiders yang tidak patut dicontoh itu, yang seharusnya APD dipakai oleh tim medis, oleh mereka malah dipakai lelucon,” kata seorang anggota POKT, Roni.
Menurutnya, aksi para pemotor tersebut tidak ada manfaatnya. Dia juga menduga, kalau aksi tersebut dilakukan demi viral atau demi konten. “Mereka parah sekali, sangat tidak patut dicontoh. Tidak menutup kemungkinan hal konyol ini berimbas ke keluarga POKT. Jadi kami mohon maaf kepada tim medis, seandainya yang melakukan hal konyol tersebut dari keluarga POKT,” ucapnya.
Sementara itu, seorang tenaga kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya Rudi Hartono juga menyayangkan, aksi tersebut. Apalagi aksi mengenakan APD tersebut dilakukan saat tenaga kesehatan masih membutuhkan APD. “Karena APD bukan untuk keperluan pribadi. Apalagi banyak petugas medis sangat membutuhkan APD,” katanya.
Dia mengemukakan, penggunaan APD sebenarnya bertujuan untuk melindungi diri dari kontak atau paparan yang membahayakan. Lantaran itu, penggunaan APD disesuaikan dengan potensi bahaya yang ada di tempat kerja.
“Jadi kami berharap kepada masyarakat, tak perlu pakai APD agar tak terpapar Covid-19. Cukup memakai masker, kalau bisa dua lapis. Juga jangan berkerumun, jaga jarak, dan cuci tangan atau pakai hand sanitizer,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, warganet mengecam aksi sekelompok pemotor yang melakukan sunmori sambil memakai APD pada Minggu (29/8/2021). Sejumlah warganet menghujat pemotor tersebut, bahkan ada yang menyebutnya sekedar panjat sosial atau pansos.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1415 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1213 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 646 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 553 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung