Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kasus Covid di Australia Naik 4000 Persen

Selasa, 31 Agustus 2021, 14:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/cnbcindonesia.com/Kasus Covid di Australia Naik 4000 Persen

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Australia mencatatkan rekor infeksi harian tertingginya dalam pandemi Covid-19 pada Minggu (29/8/2021). Negara di Selatan bumi itu melaporkan 1.415 kasus Covid-19 terbaru dalam 24 jam.

Ini merupakan kenaikan sebesar 4000 persen bila dibandingkan dengan awal Juli lalu pada saat kasus mulai dalam tren menanjak. Mengutip data kesehatan Australia, rata-rata awal Juli hanya ada 34 kasus di negeri itu namun kini menembus 1000-an.

Ini juga mengalahkan rekor sehari sebelumnya, di mana kasus Covid-19 baru tercatat 1.322. Kini ada 15.077 kasus aktif di negeri itu. Dalam penyebarannya, gelombang infeksi kali ini berpusat pada wilayah negara bagian New South Wales (NSW). Pada Minggu, negara bagian yang menaungi Sydney itu melaporkan 1.218 kasus.

Di Victoria, negara bagian terpadat kedua di negara itu, ada 92 infeksi baru pada hari Minggu. Ini tertinggi dalam hampir setahun. Perdana Menteri negara bagian Victoria Daniel Andrews mengatakan penguncian negara bagiannya, yang akan berakhir pada hari Kamis mendatang, akan diperpanjang. Tetapi ia tidak mengatakan berapa lama.

"Kami melihat terlalu banyak kasus hari ini untuk kami pertimbangkan secara serius demi dibuka akhir pekan ini," kata Andrews.

Kenaikan kasus ini terjadi di tengah desakan Perdana Menteri Scott Morrison ke negara bagian untuk membuka kembali perbatasan setelah target vaksinasi 70% untuk warga berusia 16 tahun ke atas tercapai. Meski begitu, negara bagian Queensland dan Australia Barat yang memiliki infeksi lebih kecil telah mengisyaratkan tidak akan mengikutinya.

Secara nasional hanya 33,7 persen dari mereka yang memenuhi syarat telah divaksinasi penuh di Australia. Bila terus berada dalam level vaksinasi saat ini, 80 persen dapat tervaksinasi pada pertengahan November.

"Belajar untuk hidup dengan virus adalah satu-satunya harapan kami," sebut Bendahara Australia Josh Frydenberg kepada media The Age

"Menunda dan menyangkal fakta itu tidak hanya salah tetapi juga sangat tidak realistis."

Mengutip Worldometers, Australia mencatat total kasus 685.956 dengan 10.781 kematian. Kemarin ada empat kematian Covid-19 di negeri itu dilaporkan.(sumber: cnbcindonesia.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami