Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 6 Juli 2026
Viral SPBU Diserang Massa, Ini Penyebabnya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi penyerangan dan pengeroyokan petugas SPBU Cipadung, Kota Bandung sempat menjadi sorotan warga. Pasalnya, video insiden penyerangan SPBU oleh puluhan warga itu tersebar ke jejaring media sosial dan menjadi viral.
Insiden keributan di SPBU Cipadung itu terjadi pada Selasa (31/8/2021) sekitar pukul 12/30 WIB. Dari informasi, kejadian serupa sempat menimpa SPBU Cipadung pada beberapa hari sebelumnya, yakni Sabtu (28/8/2021).
Salah satu karyawan SPBU Cipadung, Mulyani (22) mengatakan, keributan berawal ketika salah satu pegawai SPBU Cipadung yang berinisal K (20), menegur seorang pedagang di depan SPBU Cipadung karena menimbulkan kerumunan dan merokok di depan SPBU.
Saat ditegur oleh K, pedagang tidak terima dan beradu mulut dengan K. Selain itu, sempat terjadi perselisihan antara K dan pedagang yang belum diketahui identitas itu.
Pedagang tersebut tak terima lantaran merasa sudah lama berjualan di depan SPBU Cipadung tersebut. Selanjutnya, K yang merupakan asal Tangerang ini disebut sempat mengucapkan kata tak pantas kepada pedagang akibat kesal tak mengindahkan tegurannya.
Pedagang tersebut tersulut emosinya karena K menyinggung soal SARA. Perselisihan ini akhirnya berhasil dilerai oleh aparat setempat.
Kejadian ini berlanjut dengan damai dan permohonan maaf K atas tuntutan pedagang karena perlakuan yang diterimanya. Bahkan kejadian berlanjut didiskusikan di forum RW serta pembuatan video permintaan maaf K.
"Kemarin udah sempet minta maaf, bahkan sampe ke RW juga bikin video permintaan maaf. Udah gitu yang uploadnya juga polisi," ujar Mulyani.
Namun, pada Selasa sekitar pukul 12.30 keributan kembali terjadi di depan SPBU Cipadung. Sekelompok orang menyerbu dan melakukan tindakan pengeroyokan terhadap K.
Menurut keterangan saksi mata, pengeroyok datang dari Polsek menuju SPBU Cipadung. Ketika datang, K tiba tiba dikeroyok oleh sekelompok orang serta salah seorang pedagang mengambil rekaman video yang kemudian viral di sosial media.
Kondisi K mengalami luka lebam di bagian wajah sedangkan untuk area lainnya belum diketahui secara pasti. K lantas dilarikan ke Rumah Sakit Ujungberung untuk mendapatkan perwatan lebih lanjut ditemani oleh Aparat setempat.
"Iya, tadi langsung di bawa ke RS Ujungberung bareng sama aparat. Sekarang belum tau bagaimana kondisinya," ujarnya.
Ketika wartawan mendatangi Polsek Panyileukan untuk meminta keterangan, Kapolsek sedang tidak ada di tempat dan belum bisa dikonfirmasi terkait perselisihan ini.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3570 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1135 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 543 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 520 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun