Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 14 Oktober 2026
Permintaan Ekspor Tinggi, Harga Porang Malah Merosot
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Permintaan Porang saat ini disebut masih tinggi untuk di sejumlah negara diantaranya negara China, Jepang, bahkan ke Belanda.
Sub Koordinator Karantina Tumbuhan, Agus taufik. SP menjelaskan untuk jumlah volume ekspor ke negara China bisa mencapai 2 ton per bulan.
Melihat jumlah permintaan tersebut, ia menilai peluang ekspor porang masih tinggi. Meski demikian naiknya permintaan berdampak pada harga per kilogram Porang yang akhirnya mengalami penurunan yakni dari sebelumnya di kisaran harga Rp8.000,- per kilogram saat ini hanya di harga Rp 4.500 per Kilogramnya dalam kondisi basah atau bongkol.
Ia mengungkap kondisi tersebut disebabkan beberapa faktor mulai dari banyak masyarakat mulai melirik dan ikut menanam Porang serta prospeknya yang dinilai masih tinggi. Sehingga, kata dia, menyebabkan harga menurun dari sebelumnya.
"Jika dilihat permintaan Porang paling banyak ke negara China, Jepang dan Belanda," jelasnya, Kamis (30/9) di Denpasar.
Saat ini, menurutnya, pemenuhan ekspor Porang dinilai masih kurang meski permintaan dari negara China per bulan mencapai 2 ton. Sebelumnya ekspor Porang semat ditolak oleh negara China dikarenakan telah ditemukan adanya cendawan atau jamur pada Porang.
Hal ini disebabkan karena pengolahan porang yang dilakukan sebelum pengiriman kurang bagus. Meskipun demikian, saat ini telah dilakukan kosiliasi ke negara China, yang akhirnya diperbolehkan kembali mengirim Porang dengan sejumlah catatan persyaratan yang harus dipenuhi sebelumnya.
"Melihat jumlah permintaan tersebut dapat dikatakan peluang ekspor Porang masih ada" katanya.
Dikatakan saat ini, ekspor porang dilakukan melalui pulau Jawa. Dengan sistem sementara, di Jawa menerima pasokan dari beberapa daerah luar Jawa. Selanjutnya dikumpulkan di gudang, kemudian jika jumlah telah terpenuhi baru di ekspor ke negara tujuan.
"Untuk di Bali memang telah ada salah satu Pabrik Porang terletak di Singaraja untuk menerima Porang," paparnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4340 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2027 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1888 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1561 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1382 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan