Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sosok Mendiang Ibu bagi Dewa Ayu Mira, Judoka Bali Peraih 2 Emas

Senin, 4 Oktober 2021, 16:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Sosok Mendiang Ibu bagi Dewa Ayu Mira, Judoka Bali Peraih 2 Emas.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

I Dewa Ayu Mira Wedari, Judoka asal Bali berhasil meraih dua medali emas pada perhelatan cabang olahraga judo Pekan Olahraga Nasional XX Papua pada 29 September-3 Oktober di Kota Timika. 

Ayu menyabet medali emas dari nomor +78 kg putri, dan beregu campuran yang menjadi laga penutup di hari Minggu.

Ayu mengatakan prestasinya di kejuaraan multicabang tertinggi di Indonesia ini menjadi hadiah bagi ibunya yang meninggal dunia, Maret lalu.  

“Dia (ibu) yang memberikan motivasi dan semangat terbesar kepada saya untuk menekuni judo," cerita Ayu saat ditemui di Kota Timika, Minggu (3/10).  

Atlet berusia 26 tahun ini sebelumnya terlihat membawa foto sang ibu saat menaiki podium tertinggi dari pertandingan judo kelas +78 kg putri, Kamis. 

"Ibu saya meninggal 18 Maret. Saat itu, saya masih di pelatnas, jadi tidak bisa melihat ibu sama sekali,” kata Ayu.  

Judoka peraih medali perunggu SEA Games 2019 ini mengatakan, sebelum meninggal ibunya pernah mendoakannya bisa berlaga di PON Papua. Meski sudah membela Indonesia di tingkat internasional, namun Ayu belum pernah menjajal kompetisi nasional antarprovinsi ini.

Bagi Ayu, dukungan ibunya terhadap dirinya tak pernah surut dan selalu memberikan semangat meski dalam kondisi terburuk sekalipun. 

"Misalnya waktu tangan saya patah di kualifikasi Asian Games (2018), ibu memberikan pilihan ke saya untuk lanjut atau tidak. Meski akhirnya tidak lolos, tetapi saya punya kebebasan untuk meneruskan kualifikasi hingga masuk ke babak final," kata dia. 

Ayu yang awalnya hanya melakoni judo sebagai bagian dari ekstrakulikuler SMA, kini oleharga itu bisa membawanya sebagai salah satu jawara Bali dan Indonesia di tingkat internasional. 

"Memang bukan ibu yang mengajak saya masuk judo, tetapi dukungan dia tak pernah habis. Doanya terwujud tidak hanya sebatas bisa ikut PON, tetapi saya sampai bisa mendapat dua medali emas di sini," tuturnya.

Sumber: jpnn/Antara

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami