Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Bali Tourism Run 2026 Digelar di Jatiluwih, ASITA Targetkan 2.000 Pelari
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali kembali bersiap menggelar ajang sport tourism berskala besar melalui Bali Tourism Run 2026 yang diinisiasi Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) DPD Bali. Event lari ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026 di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.
Tak hanya menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkuat promosi pariwisata berkualitas, menggerakkan ekonomi masyarakat lokal, sekaligus menyambut Road to 100 Years of Bali Tourism tahun 2027.
Ketua DPD ASITA Bali, I Putu Winastra mengatakan, pemilihan Jatiluwih sebagai lokasi pelaksanaan bukan tanpa alasan. Selain telah diakui dunia sebagai situs warisan budaya UNESCO, kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi sport tourism berkelas internasional.
"Melalui Bali Tourism Run ini, kita mau menunjukkan kepada masyarakat dan wisatawan bahwa Jatiluwih adalah destinasi berkualitas yang memberikan kenyamanan berwisata," ujar Winastra, Senin (18/5/2026) di Denpasar.
Ia menambahkan, event tersebut juga diharapkan mampu mendorong wisatawan tinggal lebih lama di Bali dengan menikmati pengalaman wisata berbasis budaya dan alam.
"Bagaimana mereka bisa meng-experience, discover kulinernya, kemudian langsung menginap di desa wisata atau homestay sekitar. Kami juga melibatkan UMKM lokal Tabanan agar pariwisata ini memberikan positive impact to the community," terangnya.
Wakil Ketua Panitia, I Ketut Purna atau yang akrab disapa Jhon K Purna menjelaskan, Bali Tourism Run 2026 mengusung tema “The Journey Begin from Jatiluwih”. Tema ini menggambarkan Jatiluwih sebagai titik awal perjalanan event lari wisata yang diharapkan menjadi agenda tahunan di Bali.
“Persiapan kita pengaturan lalu lintas, parkir dan di desa kita akan libatkan Polres, Polsek dan Pecalang,” ucapnya.
Panitia juga memastikan pelaksanaan event tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan. Kapasitas kawasan Jatiluwih menjadi perhatian utama agar kegiatan tidak mengganggu kelestarian alam dan budaya setempat.
Ketua Panitia Bali Tourism Run 2026, I Wayan Suberata menyebutkan, kategori lomba yang dibuka adalah 5K dengan target sebanyak 2.000 peserta.
Momentum pelaksanaan dinilai strategis karena bertepatan dengan masa libur sekolah, peringatan Bulan Bung Karno, dan rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan sehari sebelum lomba, masyarakat juga dapat menikmati gelaran Jatiluwih Festival pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Sejak pendaftaran dibuka pada 13 Mei 2026, antusiasme peserta mulai terlihat. Hingga kini lebih dari 100 pelari telah mendaftarkan diri secara online.
Selain mengusung konsep sport tourism, ASITA Bali juga menyisipkan aksi sosial dalam event tersebut. Koordinator Logistik dan Perlengkapan, Ketut Sediya Yasa mengatakan pihaknya akan menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.
"ASITA tidak hanya bergerak di bidang biro perjalanan, tetapi juga aktif di bidang sosial. Untuk Bali Tourism Run ini, kami akan memberikan dukungan berupa beasiswa kepada dua anak kurang mampu. Selain itu, kami juga menyelipkan program bantuan bedah rumah," bebernya.
Pendaftaran Bali Tourism Run 2026 masih dibuka secara daring dengan tarif Early Bird Rp250 ribu hingga 21 Mei 2026 dan tarif reguler Rp300 ribu mulai 22 Mei 2026.
Event ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bali, Bali Tourism Board (BTB), Pemerintah Kabupaten Tabanan, serta melibatkan 32 stakeholder pariwisata di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5744 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4589 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2548 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2195 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan