Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 15 Juli 2026
Ini Gejala Kekurangan Vitamin D, Waspadai Sensasi Kesemutan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Vitamin D adalah senyawa larut dalam lemak yang diproduksi dalam tubuh melalui paparan sinar matahari. Kurangnya jumlah vitamin D dalam tubuh bisa melemahkan kekebalan.
Tetapi, kurangnya vitamin D dalam tubuh yang terus diabaikan bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Sensasi tidak nyaman di tangan dan kaki bisa menandakan tubuh kekurangan vitamin D.
Kekurangan vitamin D dalam tubuh ini bisa menyebabkan kesemutan, yang juga dikenal sebagai paresthesia. Kondisi ini biasanya berupa sensasi terbakar atau tertusuk yang tidak normal di lengan, tangan, pergelangan kaki dan kaki.
Kekurangan vitamin D juga berkaitan dengan angka, hilangnya perasaan dan nyeri pada lengan serta kaki.
"Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan kelainan bentuk tulang, seperti rakhitis pada anak-anak dan nyeri tulang yang disebabkan oleh osteomalacia pada orang dewasa," kata NHS dikutip dari Express.
Terlebih, vitamin D membantu tubuh menyerap jumlah fosfat dan kalsium yang tepat, keduanya sangat penting untuk membangun dan memperbaiki tulang.
Steve Jones, profesor emeritus genetika manusia di University College London (UCL), mengatakan vitamin D mengambil bagian dalam reaksi biokimia tubuh, tidak hanya mengisi celah beberapa jalur dalam tubuh seperti vitamin lainnya,
"Vitamin D mengontrol banyak fungsi tubuh, dari paru-paru ke jantung dan otak. Karena itu, asupan vitamin D sangat penting," kata Steve.
Anda bisa mendapatkan asupan vitamin D secara alami melalui paparan sinar matahari. Tapi, Anda mungkin akan kekurangan asupan vitamin D selama musim dingin karena paparan sinar matahari yang lebih rendah.
Pada bulan-bulan musim dingin, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin D dalam makanan, seperti ikan berlemak, daging merah, kuning telur, dan lainnya.
Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin D. Tapi, minum suplemen vitamin D yang berlebihan bisa membahayakan kesehatan sehingga beberapa orang mungkin harus menghindarinya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3687 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1363 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1240 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1134 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun