Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Wakil Bali Raih Harapan II di Pemilihan Duta Bahasa Nasional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
I Gusti Made Andrian Sumantri dan Anak Agung Istri Erlika Trisna Dewi yang menjadi perwakilan Provinsi Bali di ajang Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional 2021 berhasil meraih Harapan II (peringkat 8) dari 30 perwakilan provinsi di Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada 9—11 Oktober 2021 dan luring di Hotel Mercure Ancol, Jakarta pada 14—19 Oktober 2021. I Gusti Made Andrian Sumantri akrab disapa dengan Suman dan Anak Agung Istri Erlika Trisna Dewi sebagai Erlika.
Keduanya berhasil melewati semua tahapan dengan baik dan dapat dikatakan meraih hasil yang maksimal.
Suman pun menyatakan perasaannya.
“Kami bangga terpilih menjadi 10 besar di kompetisi ini, apalagi mengenal Teman-teman dari seluruh Indonesia yang memiliki keresahan di bidang kebahasaan dan kesastraan masing-masing,” ungkapnya.
"Hal itulah yang menjadi pemantik semangat untuk memberikan yang terbaik bagi Provinsi Bali melalui krida kami, yakni Sapa Kawan Internasional Berbasis Jaringan (SAWITRA) yang mendukung penginternasionalan Bahasa Indonesia,” tambah Erlika sebagai pasangannya.
Hasil yang diraih ini pun membuat mereka mengajak kita, terutama generasi untuk percaya pada kemampuan yang dimiliki dan merealisasikan ide-ide untuk berkontribusi dalam peningkatan eksistensi bahasa Indonesia.
Dalam merealisasikannya, mereka dibantu oleh berbagai pihak, mulai dari anggota Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali, pegawai Balai Bahasa Provinsi Bali, peserta program SAWITRA, hingga orang tua beserta kerabat dari kedua perwakilan.
Sehingga persiapan seperti minat bakat, wicara publik, berbahasa asing, hingga krida, membuat mereka lebih percaya diri untuk tampil maksimal. Selaku Ketua Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali Periode 2020—2021, Andityawan merasa cukup lega karena Suman dan Erlika mampu menampilkan yang terbaik untuk Bali. Kendati demikian, ia juga mengutarakan harapannya kepada mereka berdua.
“Program yang telah diinisiasi ini agar tetap dilanjutkan agar mampu memberikan dampak nyata terhadap penginternasionalan Bahasa Indonesia dan tetap membuka peluang untuk berkolaborasi dengan seluruh anggota paguyuban maupun organisasi serupa, untuk menyosialisasikan eksistensi bahasa Indonesia lebih luas,” katanya.
Sapa Kawan Internasional Berbasis Jaringan (SAWITRA) bukan satu-satunya program yang dimiliki oleh Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali, ada banyak program lainnya yang tidak hanya mengedukasi, tapi mampu menghibur maupun menginspirasi.
Ada Gema Lomba Reportase dan Menyanyi untuk Indonesia (GEMPITA), Siniar Marcapada, Siniar Notif, Cerita Rakyat, Ciduk Bahasa, dan yang terbaru ada Abdi Bahasa. Program ini bisa dilihat melalui media sosial dan situs Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali di bawah ini: Instagram: @dutabahasaprovbali, YouTube: Duta Bahasa Provinsi Bali, Situs Web: www.dutabahasaprovinsibali.org
Program-program ini bisa hadir karena eksistensi setiap individu yang menjadi bagian Paguyuban Duta Bahasa Provinsi Bali melalui inovasi dan profesi yang berbeda satu sama lain, ada yang menjadi pembawa acara, pebisnis, content creator, public relation, dan masih banyak lagi, sehingga mereka dapat dikatakan lebih dekat dengan masyarakat.
Itu pun semakin menguatkan bahwa memang benar organisasi ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan menjadi pilihan terbaik sekaligus membantu Balai Bahasa Provinsi Bali dalam upaya penyosialisasian bahasa Indonesia kepada masyarakat.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1884 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1713 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1276 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1145 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah