Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Konsumsi Kopi Dapat Meningkatkan Risiko Penyakit Ginjal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bagi Anda yang tak bisa melewati hari tanpa secangkir kopi, berhati-hatilah. Meski sejumlah penelitian mengungkap manfaat kopi bagi kesehatan jantung, ada organ lain yang mungkin akan terganggu karena konsumsinya yang berlebihan.
Penelitian baru di CJASN mengidentifikasi beberapa metabolit (produk yang dihasilkan selama proses metabolisme) dalam darah yang kadarnya diubah oleh konsumsi kopi ternyata dapat mempengaruhi risiko penyakit ginjal kronis.
Casey M. Rebholz, Ph.D., MS, MNSP, MPH dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health dan rekan-rekannya memeriksa 372 metabolit darah dari 3.811 peserta dalam studi Risiko Aterosklerosis dalam Komunitas. Mereka menemukan bahwa 41 metabolit dikaitkan dengan konsumsi kopi.
Ketika tim menganalisis metabolit ini pada 1.043 orang dewasa tambahan di Bogalusa Heart Study, sebuah studi epidemiologi jangka panjang berbasis komunitas, 20 dari 41 metabolit juga dikaitkan dengan konsumsi kopi dalam kelompok ini.
Tingkat yang lebih tinggi dari 3 metabolit yang berhubungan dengan kopi ini secara signifikan dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan penyakit ginjal kronis.
"Banyak bukti ilmiah menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi dalam jumlah sedang konsisten dengan diet sehat. Kami dapat mengidentifikasi satu metabolit yang mendukung teori ini," kata Dr. Rebholz.
"Tapi ada 2 metabolit lain yang terkait dengan kopi, yang secara mengejutkan dikaitkan dengan risiko penyakit ginjal kronis yang lebih tinggi. Senyawa ini juga terkait dengan merokok, yang mungkin sebagian menjelaskan mengapa senyawa ini dikaitkan dengan risiko penyakit ginjal yang lebih tinggi," katanya lagi, melansir dari Medical Xpress.
Dengan penelitian lebih lanjut tentang dasar-dasar metabolisme hubungan kopi dan ginjal, metabolit ini dapat menunjukkan proses yang relevan untuk mencegah penyakit ginjal melalui modifikasi pola makan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4432 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2084 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1976 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1620 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1459 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan