Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Jelang Galungan, Buah Lokal Diminati Pembeli
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Jenis buah lokal seperti buah manggis, rambutan, mangga dan buah salak banyak diminati pembeli menjelang hari raya Galungan yang jatuh pada Rabu, (10/11/2021) mendatang.
Seperti pemandangan di Pasar Karang Sokong, Subagan, Karangasem pada Minggu (07/11/2021), meski pedagang masih menyediakan buah impor, namun sejumlah pembeli nampak lebih memilih buah lokal untuk dijadikan perlengkapan banten saat hari raya Galungan.
Menurut salah seorang pembeli, Komang Ayu asal Karangasem, ia memilih buah lokal di samping karena memang suka dengan beberapa jenis buah tersebut juga karena harganya yang relatif lebih murah. Namun demikian, ia juga membeli buah impor seperti Apel Puji dan Buah Pir agar lebih bervariatif.
"Kebetulan keluarga dan anak - anak juga suka dengan buah lokal terutama buah Manggis, Mangga dan Rambutan, dan kebetulan juga pas ada yang jual buah ini dan harganya juga cukup terjangkau," ujarnya.
Tingginya peminat buah lokal ini juga diakui oleh salah seorang pedagang buah di pasar tersebut. Dikatakan, menjelang hari raya Galungan peminat buah lokal cukup tinggi dibandingkan buah impor.
Menjelang hari raya Galungan ini, dalam sehari untuk buah lokal seperti buah Manggis, ia bisa menjual lebih dari 50 kilogram dengan harga Rp.20 sampai Rp25 ribu per kilogramnya.
"Ya buah lokal sekarang banyak peminatnya, khususnya buah manggis, rambutan dan Mangga," kata salah seorang pedagang.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1588 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1199 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1047 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah