Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Pelaku Pengeroyokan Warga Kuta Tidak Gunakan Celurit
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polsek Kuta memberikan sinyal perkembangan kasus pengeroyokan disertai penebasan terhadap korbannya I Putu Hendra Prayoga (22) yang terjadi di depan Banjar Temacun Kuta, pada Minggu 31 November 2021.
Polisi menduga korban tidak ditebas dengan menggunakan celurit milik pelaku. Kesimpulan itu disampaikan Kapolsek Kuta Kompol Orpa SM Takalapeta yang dihubungi wartawan, pada Minggu 7 November 2021.
Menurutnya ada beberapa kesimpulan berdasarkan analisis rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian. Dimana, disimpulkan bahwa para pelaku tidak membawa senjata tajam celurit atau pedang seperti yang beredar di media sosial (medsos). Hal ini berkaca pada 2 luka jahitan yang dialami korban di bagian kepala belakang.
"Kalau pakai sajam atau celurit bisa jadi lima jahitan. Andaikan pakai pisau lukanya pasti lebar dan dalam," bebernya yakin.
Namun ia belum bisa memastikan benda apa yang digunakan para pelaku untuk menebas korban hingga mengalami luka robek. Termasuk juga motif penyerangan pelaku yang secara terjadi tiba-tiba. Dijelaskannya sebelum terjadi peristiwa pengeroyokan itu kedua belah pihak sempat berkomunikasi.
"Kalau dilihat dari CCTV yang terbaca dapat kami simpulkan ada komunikasi," terangnya.
Kompol Orpa menjelaskan lebih lanjut, dengan adanya kesimpulan kesimpulan tersebut, pihaknya meminta kepada korban untuk jujur saat dimintai keterangan.
"Kami berharap agar korban harus jujur dalam memberikan keterangan agar sesuai dengan gambar yang terbaca di CCTV," pintanya.
Disinggung mengenai petunjuk berupa plat motor DK 8118 diduga milik pelaku, pihaknya belum bisa menjelaskan perkembangannya.
Diberitakan sebelumnya, korban Wayan Feryana dikeroyok dan ditebas di depan Banjar Temacun, Kuta, Badung pada Minggu (31/10) sekitar pukul 02.10 WITA.
Korban mengalami luka bacok 2 jahitan dan saat itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Pelakunya sekelompok orang tak dikenal mengendarai sepeda motor berjumlah 6 sampai 7 orang.
Kasus ini diduga dipicu ketersinggungan para pelaku yang diduga akibat pengaruh minuman keras. Sementara rekan korban Wayan F berhasil kabur dari aksi pengeroyokan tersebut.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4436 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2086 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1979 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan