Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pelaku Pengeroyokan Warga Kuta Tidak Gunakan Celurit

Minggu, 7 November 2021, 18:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pelaku Pengeroyokan di Kuta Tidak Gunakan Celurit.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Polsek Kuta memberikan sinyal perkembangan kasus pengeroyokan disertai penebasan terhadap korbannya I Putu Hendra Prayoga (22) yang terjadi di depan Banjar Temacun Kuta, pada Minggu 31 November 2021. 

Polisi menduga korban tidak ditebas dengan menggunakan celurit milik pelaku. Kesimpulan itu disampaikan Kapolsek Kuta Kompol Orpa SM Takalapeta yang dihubungi wartawan, pada Minggu 7 November 2021. 

Menurutnya ada beberapa kesimpulan berdasarkan analisis rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian. Dimana, disimpulkan bahwa para pelaku tidak membawa senjata tajam celurit atau pedang seperti yang beredar di media sosial (medsos). Hal ini berkaca pada 2 luka jahitan yang dialami korban di bagian kepala belakang. 

"Kalau pakai sajam atau celurit bisa jadi lima jahitan. Andaikan pakai pisau lukanya pasti lebar dan dalam," bebernya yakin. 

Namun ia belum bisa memastikan benda apa yang digunakan para pelaku untuk menebas korban hingga mengalami luka robek. Termasuk juga motif penyerangan pelaku yang secara terjadi tiba-tiba. Dijelaskannya sebelum terjadi peristiwa pengeroyokan itu kedua belah pihak sempat berkomunikasi. 

"Kalau dilihat dari CCTV yang terbaca dapat kami simpulkan ada komunikasi," terangnya. 

Kompol Orpa menjelaskan lebih lanjut, dengan adanya kesimpulan kesimpulan tersebut, pihaknya meminta kepada korban untuk jujur saat dimintai keterangan. 

"Kami berharap agar korban harus jujur dalam memberikan keterangan agar sesuai dengan gambar yang terbaca di CCTV," pintanya. 

Disinggung mengenai petunjuk berupa plat motor DK 8118 diduga milik pelaku, pihaknya belum bisa menjelaskan perkembangannya. 

Diberitakan sebelumnya, korban Wayan Feryana dikeroyok dan ditebas di depan Banjar Temacun, Kuta, Badung pada Minggu (31/10) sekitar pukul 02.10 WITA. 

Korban mengalami luka bacok 2 jahitan dan saat itu langsung dilarikan ke rumah sakit. Pelakunya sekelompok orang tak dikenal mengendarai sepeda motor berjumlah 6 sampai 7 orang. 

Kasus ini diduga dipicu ketersinggungan para pelaku yang diduga akibat pengaruh minuman keras. Sementara rekan korban Wayan F berhasil kabur dari aksi pengeroyokan tersebut. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami