Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 2 September 2026
Aturan PCR Berubah-Ubah, Luhut: Ini Seperti Operasi Militer
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Adanya protes terkait aturan PCR yang berubah-ubah ditanggapi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut menegaskan, bahwa pemerintah mencermati pergerakan manusia.
"Jangan teman-teman mempikiri kita ini tidak konsisten, tetapi kita menghitung pergerakan manusia dan kenaikan kasus ini," ungkap Luhut usai rapat terbatas terkait evaluasi PPKM, Senin (8/11) dikutip dari merdeka.com.
"Jadi memutuskan ini seperti operasi militer," ujarnya.
Luhut tak ingin masyarakat berpikiran macam-macam terkait berubah-ubahnya aturan PCR. Dia mengatakan, pemerintah mempermasalahkan perilaku masyarakat. Terlebih, ada varian virus baru.
"Kita melihat dengan cermat, jadi jangan berpikiran kemana-mana, ini kok berubah-ubah, tidak begitu, kita melihat perubahan perilaku dari pada Covid-19 ini yang sekarang ada indikasi ada delta plus yang ada di Malaysia, semua kita cermati dengan baik dan itu berasal dari UK," tuturnya.
Luhut mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengedepankan solidaritas dalam masa-masa sulit seperti ini. Serta, menghargai segala bentuk usaha yang dilakukan setiap kelompok orang dalam penanganan pandemi di tanah air.
"Sehingga mereka yang punya niat tulus dan soliditas tinggi merasa mendapat dukungan dari elemen masyarakat Indonesia," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 447 Kali
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Dibaca: 330 Kali
Kebakaran Gudang Rongsokan Sunset Road Diduga Dipicu Gas
Dibaca: 259 Kali
Panahan Buleleng Raih 5 Emas di Kejurprov Bali
Dibaca: 222 Kali
Lomba Layang-layang Jembrana Disorot, Bupati Kembang Kecewa
Dibaca: 219 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman