Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Aturan PCR Berubah-Ubah, Luhut: Ini Seperti Operasi Militer
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Adanya protes terkait aturan PCR yang berubah-ubah ditanggapi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Luhut menegaskan, bahwa pemerintah mencermati pergerakan manusia.
"Jangan teman-teman mempikiri kita ini tidak konsisten, tetapi kita menghitung pergerakan manusia dan kenaikan kasus ini," ungkap Luhut usai rapat terbatas terkait evaluasi PPKM, Senin (8/11) dikutip dari merdeka.com.
"Jadi memutuskan ini seperti operasi militer," ujarnya.
Luhut tak ingin masyarakat berpikiran macam-macam terkait berubah-ubahnya aturan PCR. Dia mengatakan, pemerintah mempermasalahkan perilaku masyarakat. Terlebih, ada varian virus baru.
"Kita melihat dengan cermat, jadi jangan berpikiran kemana-mana, ini kok berubah-ubah, tidak begitu, kita melihat perubahan perilaku dari pada Covid-19 ini yang sekarang ada indikasi ada delta plus yang ada di Malaysia, semua kita cermati dengan baik dan itu berasal dari UK," tuturnya.
Luhut mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengedepankan solidaritas dalam masa-masa sulit seperti ini. Serta, menghargai segala bentuk usaha yang dilakukan setiap kelompok orang dalam penanganan pandemi di tanah air.
"Sehingga mereka yang punya niat tulus dan soliditas tinggi merasa mendapat dukungan dari elemen masyarakat Indonesia," pungkasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1983 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1809 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1339 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1218 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah