Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menparekraf Sandi Soroti Wisatawan di Bali Langgar Prokes

Selasa, 9 November 2021, 14:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Menparekraf Sandi Soroti Wisatawan di Bali Langgar Prokes.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Menparekraf Sandiaga Uno menyoroti catatan pelanggaran prokes yang kerap dilakukan wisatawan di Bali. 

Di antaranya adalah soal banyaknya kerumunan dan kelalaian dalam menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Ada sejumlah pelanggaran terkait kerumunan dan kelalaian men-scan QR Code di aplikasi PeduliLindungi. Untuk pemakaian masker semakin hari memang semakin baik kepatuhannya. Tingkat kerumunan yang perlu kita perbaiki," ujarnya dalam Weekly Press Briefing, Senin (8/11/2021) dikutip dari Liputan6.com.

"Dengan meningkatnya citra pariwisata di Bali melalui berbagai event ini, maka diharapkan perekonomian Bali juga akan meningkat dan mampu mendatangkan wisatawan mancanegara," harap Sandi.

Mengenai pariwisata Bali yang masih sepi dari turis asing, Sandi mengakui kalau hal itu sudah diprediksi sebelumnya. Butuh waktu bagi para wisman untuk memutuskan bepergian ke luar negeri, termasuk ke Bali maupun wilayah lainnya di Indonesia.

Namun dengan kebijakan pengurangan masa karantina dari lima hari menjadi tiga hari, Sandi optimis para wisman akan segera berdatangan, terutama ke Bali. Sandi mengatakan, selain dipengaruhi membaiknya perkembangan kasus Covid-19 di sejumlah negara, masa karantina yang dipersingkat ini juga diharapkan dapat menjadi pertimbangan positif oleh para wisman untuk berkunjung ke Indonesia.

Selain itu, kebijakan tes antigen dari sebelumnya tes PCR untuk naik pesawat di Jawa-Bali juga berpengaruh pada meningkatnya jumlah wisatawan. Sandi menyampaikan, selama tiga hari terakhir rata-rata orang yang datang ke Bali mencapai lebih dari 9.500 orang dan terjadi peningkatan sebesar 20 sampai 25 persen.

Bali juga akan menjadi tuan rumah kegiatan olahraga berskala internasional, seperti event badminton yang akan dilaksanakan pada November ini yang diharapkan bisa menjadi faktor pendorong. Sandi menilai, kegiatan tersebut tentu menjadi satu sinyal positif dan memberikan semangat kepada teman-teman industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali yang sudah 1,5 tahun mengalami dampak yang signifikan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami