Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Penanganan Pandemi di Daerah Bakal Dinilai BNPB
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) menginisiasi kegiatan Anugerah Tangguh Adhiwirasana yang merupakan ajang pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang unggul dalam penanganan kebencanaan.
Tema tahun ini adalah Kolaborasi Indonesia Tangguh Bencana yang diharapkan dapat menjadi penyemangat daerah dalam siklus penanganan pandemi COVID-19, serta percontohan bagi daerah lain dalam mengembangkan kolaborasi penanganan bencana.
Apresiasi penanganan kebencanaan tersebut meliputi penanggulangan bencana alam dan non-alam. Sedangkan penilaian dititikberatkan pada inisiatif inovasi dalam penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan sosial.
Juri terdiri atas tim profesional lintas bidang, dengan Menteri Sosial dan Menteri Dalam Negeri sebagai dewan juri kehormatan.
Ketua Panitia Anugerah Tangguh Adhiswirasana, I Nyoman Gde Agus Asmara menjelaskan bahwa penilaian telah dilaksanakan dalam beberapa tahap, sedangkan pemberian penghargaan rencananya akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.
Penilaian pertama adalah klaster berdasarkan aspek geografis dan kapasitas fiskal daerah. Tahap penjaringan ini menggunakan data sekunder di bidang kesehatan, ekonomi, dan sosial ini dilakukan pada sebanyak 514 kabupaten/kota dan 34 provinsi, untuk melihat kinerja daerah dalam pengendalian pandemi. Menyusul berikutnya adalah self assesment dan sesi wawancara.
Menyoroti sesi wawancara yang dihadiri hampir seluruh kepala daerah beserta elemen terkait, Nyoman menyebutkan bahwa hal tersebut mengindikasikan kolaborasi memang telah terjalin di daerah-daerah unggulan tersebut, dengan pemimpin yang kolaboratif.
“Semua pihak sudah terlibat termasuk satgas daerah. Hal ini mengindikasikan daerah-daerah unggul ini mampu menjalankan kolaborasi dengan baik,” terangnya dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN, Selasa (9/11).
Diakui Nyoman, penanganan pandemi sejauh ini belum ada rumusnya. Karena itu setiap daerah di Indonesia sampai saat ini terus berproses dalam menangani pandemi secara efektif dan efisien.
Terkait hal tersebut, menurutnya, kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan secara reguler tiap tahun guna memberikan apresiasi bagi kepemimpinan kolaboratif dalam menangani kebencanaan.
"Juga diharapkan menjadi pemicu untuk terus berbenah, belajar, menyempurnakan strategi dan hal hal lain di daerah untuk penanganan pandemi,” lanjutnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4440 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2087 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1983 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1623 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1462 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan