Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
3 Buruh di Kediri Ditabrak Avanza, 1 Meninggal
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah mobil Toyota Avansa warna hitam menabrak tiga orang yang berada di pinggir jalan MH Thamrin Kediri pada Senin, (20/12).
Ketiganya terlempar hingga tujuh meter. Akibat kejadian itu, satu orang meninggal di lokasi kejadian, sementara dua kritis. Peristiwa naas ini terekam CCTV dan viral di media sosial.
“Pengendara sudah kami amankan di Mapolres. Masih dimintai keterangan,” kata Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra.
Pada rekaman CCTV terlihat tiga orang sedang duduk di trotoar jalan MH. Thamrin jurusan Kediri-Tanah Lot termasuk Banjar Jagasatru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri.
Tidak berselang lama sebuah mobil Toyota Avansa warna hitam dengan nomor polisi DK 1141 GK yang dikendarai oleh I Nyoman Wira Adnyana usia 60 tahun langsung menabrak tiga orang hingga terlempar sejauh tujuh meter. Mobil avanza berhenti setelah menabrak tiang di depan sebuah toko penjual telepon selular.
“Dari keterangan pengendara, ia mengaku tidak sadar dan baru ingat setelah menabrak,” ujar AKBP Ranefli.
Tiga orang yang ditabrak yakni, Jepri, 41 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian. Rekannya Purwanto, 27 tahun dan Sugeng Hariyanti, 42 tahun dibawa ke BRSUD Tabanan lantaran mengalami patah tulang, luka robek bagian kepala belakang termasuk luka lecet.
“Semua korban berasal dari Jember. Mereka akan berangkat bekerja sebagai buruh serabutan di proyek,” terangnya.
AKBP Ranefli menjelaskan, sementara pihaknya menyimpulkan, kecelakaan dipicu lantaran pengemudi lalai dan kurang hati-hati. Serta tidak kosentrasi sehingga tidak mampu menguasai laju kendarannya dengan wajar hingga menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Selain itu, pengendara memiliki riwayat hipertensi dan lupa meminum obat sebelum mengendarai mobil.
Keterangan sementara dari pengemudi asal Desa Gadungan, Selemadeg Timur itu, ia mengaku mengantuk karena kelelahan bekerja mengeringkan jagung dengan oven hingga Pukul 22.00 WITA pada hari sebelumnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun