Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Lanang Mantra Siap Tampilkan Ogoh-Ogoh dari Bahan Bekas
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kebijakan Majelis Desa Adat (MDA) Bali yang mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang pembuatan dan dibolehkannya pawai Ogoh-ogoh dalam menyambut perayaan hari raya nyepi caka 1944 tahun 2022 ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Seperti diutarakan oleh salah seorang seniman daur ulang atau Recycle barang bekas asal Banjar Dinas Menanga Kawan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, I Gusti Lanang Mantra.
Pria yang akrab disapa Ajik Mantra ini mengaku sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah terkait pembuatan dan pawai ogoh - ogoh dalam perayaan nyepi tahun ini.
"Saya pribadi sangat berterimakasih kepada pemerintah, dengan ini maka kreatifitas khususnya anak muda tidak mandeg gara - gara Pandemi, namun demikian tentunya kita juga harus tetap mengikuti aturan dan anjuran - anjuran dari Pemerintah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan," kata seniman yang kerap menampilkan karya seni yang memanfaatkan barang bekas tersebut, Jumat (7/01/2022).
Sebelumnya, Lanang Mantra juga sempat berkolaborasi dengan sekaa truna-truni membuat ogoh - ogoh ramah lingkungan dengan memanfaatkan barang-barang bekas sebagai bahan utama pembuatan ogoh-ogoh.
Hanya saja saat itu, hasil karyanya belum bisa dipentaskan karena terlanjur terjadi pembatasan akibat Pandemi Covid -19.
Rencananya, apabila semua berjalan dengan baik, ogoh - ogoh dari bahan bekas hasil kolaborasi bersama sekaa truna - truni yang belum sempat dipentaskan tersebut akan ditampilkan kembali pada saat perayaan nyepi tahun ini. Tentunya dengan beberapa penyempurnaan dan sejumlah kreasi tambahan yang tentunya akan menarik untuk ditampilkan.
"Sebagai seniman tetep mendukung anjuran pemerintah di masa Pandemi ini, di lain sisi berkarya tidak boleh mandeg, karena motto Lanang Art, kreatif itu harga mati," tandasnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4410 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2069 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1951 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1599 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan