Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 20 Mei 2026
CV Wanita Ini Tertukar dengan Kalender Siklus Haid
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang wanita curhat di Twitter tentang pengalaman paling memalukan yang pernah ia lakukan saat melamar pekerjaan. Ia berkata CV-nya tertukar dengan kalender siklus haid.
Ashleigh Keenan mengatakan dari 60 surat lamaran kerja yang dikirim, tak ada satu pun perusahaan yang merespons. Rupanya setelah dicek, ia bukan melapirkan CV, melainkan kalender siklus haid di surat lamaran kerja tersebut.
“Saya tak akan pernah lupa melamar pekerjaan ketika saya berusia 17 tahun," ujar wanita 23 tahun ini di Twitter @AshleighKeenan.
"Selama berbulan-bulan saya tak pernah mendapat balasan hingga saya menyadari sekitar 60 aplikasi melampirkan kalender siklus haid, bukan CV,” cuit warga Dublin, Irlandia.
Sejak diposting, cuitannya disukai 49,6 ribu pengguna, dengan orang-orang memujinya karena berhasil membuat mereka tertawa.
"Terima kasih untuk tawa hari ini," tulis seseorang. “Itu membuatku tertawa terbahak-bahak. Saya harap Anda mendapatkan pekerjaan yang bagus setelahnya. Anda layak mendapatkannya.”
Rupanya postingan itu ditanggapi juga oleh orang yang kerap merekrut staf. Mereka mengatakan sering menerima lampiran yang salah dari pelamar.
"Sebagai perekrut, saya tidak bisa cukup menekankan kepada masyarakat umum: silakan periksa lampiran Anda," tulis seseorang. "Saya memiliki segalanya mulai dari foto telanjang, dokumen perjalanan dan bahkan akta kematian."(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1671 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1629 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1233 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah