Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




5 Efek Samping Terlalu Banyak Makan Tomat

Kamis, 3 Maret 2022, 14:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/5 Efek Samping Terlalu Banyak Makan Tomat

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Yang kita tahu, tomat adalah salah satu makanan dengan nutrisi luar biasa yang banyak dicari orang. Manfaatnya tidak main-main, termasuk mencegah kanker prostat, salah satu jenis kanker yang paling ditakuti kaum lelaki.

Tapi tahukah Anda, ternyata tomat tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak. Sebuah penelitian mengungkap bahwa terlalu banyak makan tomat justru dapat menimbulkan efek samping yang mengejutkan.

Meski tentu saja manfaat tomat lebih besar daripada efek berbahayanya, Anda tak boleh berlebihan dalam mengonsumsinya. Dilansir dari Healthshots, ahli gizi Avni Kaul membuat daftar 5 efek buruk tomat pada kesehatan. Ini dia:

1. Batu ginjal

Beberapa senyawa dalam tomat sulit dipecah oleh cairan pencernaan manusia. Tomat kaya akan kalsium dan oksalat yang sering tidak tercerna dan tidak dikeluarkan dari tubuh. Mineral ini bisa disimpan dan menyebabkan pembentukan batu ginjal.

2. Mulas

Sifat asam tomat dapat menyebabkan mulas dan refluks asam jika Anda mengonsumsinya terlalu banyak.

“Jika Anda sering menderita asam lambung atau GERD (penyakit refluks gastroesofageal), Anda perlu memperhatikan dosis tomat yang dimakan,” kata Kaul, yang merupakan pendiri Nutri Activania.

3. Nyeri sendi

Konstituen alkaloid tomat yang disebut solanin adalah penyebab rasa sakit dan pembengkakan pada persendian. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan kalsium di jaringan dan membuat sendi jadi meradang. Jika Anda memiliki masalah persendian, Anda harus membatasi makan tomat.

4. Perubahan warna kulit

Sementara ahli diet dan ahli gizi sama-sama memuji manfaat tomat untuk kesehatan, namun ternyata mengonsumsinya terlalu banyak dapat berdampak buruk bagi kulit Anda.

Konsumsi tomat yang berlebihan dapat menyebabkan Lycopenodermia, suatu kondisi yang disebabkan oleh kelebihan likopen dalam darah. Hal ini dapat menyebabkan tampilan kusam pada kulit. Ingat, Lycopene adalah antioksidan baik yang ada dalam tomat, tetapi jumlahnya harus dibatasi hingga 75 mg per hari.

5. Alergi

Senyawa yang disebut histamin dalam tomat bertanggung jawab atas reaksi alergi. Gejala alergi seperti ruam kulit, batuk, bersin, dan gatal-gatal di tenggorokan bisa langsung terlihat setelah mengonsumsi tomat.

Oleh karena itu, disarankan untuk membatasi jumlah konsumsi tomat jika Anda mengalami alergi sebelumnya.

Meski memiliki efek samping di atas, Anda tetap bisa memanfaatkan tomat dan memperoleh manfaat baik dari kandungan nutrisi di dalamnya. Caranya adalah dengan memasak tomat sebelum menyantapnya.(sumber: suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami