Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Klaim Rusia: 14.000 Tentara Ukraina Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sekitar 14.000 tentara Ukraina diklaim tewas dan 16.000 lainnya terluka sejak awal perang Rusia-Ukraina, kata Kementerian Pertahanan Rusia. Angkatan bersenjata Rusia memperoleh dominasi udara dan memblokir kota-kota Kyiv, Kharkiv, Chernihiv, Sumy dan Mykolaiv, serta Kherson dan sebagian besar Oblast Zaporizhzhia, Sergey Rudskoy, kata seorang pejabat senior militer Rusia, pada konferensi pers di Moskow.
Angkatan udara dan sistem pertahanan udara Ukraina telah "hampir sepenuhnya hancur" dan angkatan laut negara itu tidak ada lagi, klaim Rudskoy.
Semua 16 lapangan udara militer Ukraina, serta 39 depot amunisi, di mana 70 persen dari semua peralatan militer disimpan, terkena serangan, imbuh dia.
"Tentara Ukraina tidak memiliki cadangan terorganisir yang tersisa," kata Rudskoy sebagaimana disitat dari kantor berita Turki Anadolu, Minggu (27/3/2022).
Ia seraya menambahkan bahwa orang dan unit pertahanan teritorial sedang dimobilisasi untuk melawan pasukan Rusia.
Menurut dia, "6.595 tentara bayaran dari 62 negara bagian" berjuang untuk pihak Ukraina.
Rudskoy mengklaim bahwa angkatan bersenjata Rusia menghancurkan 1.587 dari 2.416 tank Ukraina dan kendaraan lapis baja lainnya, 112 dari 152 jet tempur, 75 dari 149 helikopter, 148 dari 180 sistem pertahanan udara S-300 dan Buk M1, dan 117 dari 300 radar.
Dia memperingatkan bahwa "militer Rusia akan segera menanggapi dengan tepat upaya untuk menutup wilayah udara di atas Ukraina."
Dia mengatakan bahwa militer Rusia tidak menargetkan objek infrastruktur sipil Ukraina, mengklaim bahwa 127 jembatan, hancur di zona perang, diledakkan oleh "kelompok nasionalis Ukraina" untuk mencegah serangan.
Terkait kerugian Rusia, Rudskoy mengatakan 1.351 tentara Rusia tewas dan 3.825 terluka. Dia mengatakan bahwa Rusia mendapat aplikasi dari luar negeri dari orang-orang yang ingin memperjuangkan pihak Rusia. Secara total, klaim dia, lebih dari 23.000 orang asing dari 37 negara bertanya tentang kemungkinan seperti itu.
"Secara umum, tugas utama tahap pertama operasi telah selesai. Potensi tempur angkatan bersenjata Ukraina telah berkurang secara signifikan, yang memungkinkan kami untuk fokus pada pencapaian tujuan utama - pembebasan Donbass," sebut Rudskoy.
"Formasi milisi nasionalis, seperti Azov, Aidar, Sayap Kanan menjadi kekuatan yang menyerang rezim Kyiv," ungkap dia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1921 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1744 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1296 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1164 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah