Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 17 Oktober 2026
Hama Gayas Dibenci Petani Tapi Diburu untuk Santapan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Gayas bagi para petani di wilayah Abang, Karangasem merupakan salah satu hama yang keberadaanya cukup sulit untuk dikendalikan.
Hama Gayas merupakan hama yang kerap menyerang tanaman ladang seperti ketela, ubi dan pepaya. Gayas biasanya menyerang bagian akar tanaman dan menyerap nutrisinya hingga tanaman tersebut layu dan mati mengering.
Saking sulitnya dikendalikan, sejumlah warga kemudian memiliki inisiatif untuk memburu hama Gayas tersebut. Rupanya, disamping merugikan petani, hama gayas ini bisa diolah untuk dimakan.
Bahkan tak sedikit warga yang menyukainya hingga mengolahnya menjadi berbegai jenis masakan.
Nengah Adi Suda Dharma misalnya, warga Desa Abang Kelod, Kecamatan Abang, Karangasem ini mengaku sangat menyukai olahan hama gayas tersebut.
Gayas bisa diolah menjadi beberapa jenis masakan, seperti misalnya Gayas bumbu nyatnyat, gayas bumbu santan hingga urutan gayas dan masih banyak olahan lainnya sesuai dengan selera masing - masing warga.
"Rasanya enak, tergantung cara memasaknya, tapi jangan berlebihan karena bisa bikin masalah pencernaan, kalo saya suka yang bumbu nyat nyat," kata Suda Darma, Kamis (14/4/2022).
Menurutnya, saat musim peralihan cuaca seperti saat ini merupakan waktu dimana gayas mulai naik menyerang tanaman warga. Apalagi sempat turun hujan, itulah waktu yang tepat juga untuk berburu Gayas karena pada saat itu kondisi tanah menjadi gembur dan gayas akan naik ke permukaan tanah.
"Waktu yang pas berburu gayas ketika sempat turun hujan kemudian besoknya cerah, pasti gayas ini naik ke permukaan tanah," ujarnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4432 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2084 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1976 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1620 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1459 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan