Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tali Pengaman Putus, Petani Nira di Ubud Jatuh dari Pohon Enau Setinggi 12 Meter
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Nahas dialami seorang petani air nira di Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Sabtu (23/5/2026). Saat memanen air nira di atas pohon enau setinggi sekitar 12 meter, tali pengaman yang digunakan korban tiba-tiba putus sehingga menyebabkan dirinya terjatuh dan mengalami patah tulang belakang.
Korban diketahui bernama I Gede Rupada (28), warga Banjar Bingin, Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Saat kejadian, korban sedang memanen air nira atau tuak di kebun milik warga bernama Made Naru yang berada di Banjar Lungsiakan, Desa Kedewatan, Ubud.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WITA. Korban memanjat pohon enau seorang diri untuk mengambil hasil sadapan nira. Namun ketika berada di atas pohon, tali pengikat yang melingkar di pinggangnya mendadak putus sehingga korban kehilangan keseimbangan dan jatuh dari ketinggian sekitar 10 hingga 12 meter.
Akibat benturan keras saat terjatuh, korban mengalami cedera serius berupa patah tulang belakang dan tidak mampu bergerak. Lokasi kebun yang cukup jauh dari permukiman membuat kejadian tersebut tidak langsung diketahui warga sekitar.
Sekitar pukul 13.00 WITA, seorang warga bernama I Wayan Sudiarsa (30) yang melintas di sekitar lokasi mendengar suara teriakan minta tolong dari arah kebun. Setelah mendekati sumber suara, saksi menemukan korban dalam kondisi tergeletak di tanah sambil merintih kesakitan.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Kedewatan, I Nyoman Sutama. Aparat setempat selanjutnya menghubungi BPBD Kabupaten Gianyar untuk melakukan proses evakuasi.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta mengatakan pihaknya langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) setelah menerima laporan dari aparat desa.
“Informasi kami terima dari Bhabinkamtibmas Desa Kedewatan bahwa salah satu warga yang bekerja sebagai petani nira terjatuh dari pohon enau dengan ketinggian sekitar dua belas meter. Kami langsung menggerakkan anggota TRC untuk melaksanakan evakuasi bersama rekan-rekan PMI dan ambulans,” ujarnya.
Menurut Dibya, proses evakuasi dilakukan melibatkan personel BPBD, PMI serta warga setempat. Korban kemudian dievakuasi menggunakan tandu menuju ambulans PMI Gianyar.
“Setelah proses evakuasi selesai, korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Karena lokasi yang paling dekat berada di wilayah Badung Utara, korban dibawa ke Rumah Sakit Windu Usada,” tambahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan