Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
Baru Satu Tahun, Begini Nasib Platform Berbasis Audio Facebook
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Saat ini, Facebook tak tertarik lagi menggarap fitur berbasis audio seperti di atas.
Padahal, April tahun lalu, Facebook mengumumkan beberapa fitur audio baru seperti room chat audio, podcast, hingga cuplikan suara untuk digunakan di Clubhouse dan Spotify.
Mengutip XDA Developers, Rabu (20/4/2022), Facebook telah mengurangi minatnya untuk podcast dan konten audio lain, karena lebih memprioritaskan inisiatif lain bersama mitra podcastnya.
Disebutkan kalau Facebook lebih fokus untuk mengadakan event atau belanja online di metaverse.
Tak hanya metaverse, laporan yang diterbitkan Bloomberg itu juga mengklaim kalau Facebook juga mulai tertarik ke proyek video pendek.
Langkah itu dilakukan untuk menarik pengguna muda agar kembali menggunakan Facebook.
Pada Q4 2021, Facebook melaporkan adanya penurunan pengguna aktif harian untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Hal itu disebabkan karena adanya pengawasan dari regulator dan publik hingga persaingan ketat dari platform seperti TikTok dan Snapchat.
Tapi Juru Bicara Facebook mengatakan kalau perusahaan masih mengerjakan podcast. Artinya, mereka masih belum menyerah untuk menggarap fitur berbasis audio tersebut.
Ia juga mengaku kalau perusahaan masih terlibat aktif untuk produk audionya, meskipun dia menolak memberikan statistik spesifik.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2002 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1837 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1365 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1245 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah