Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Delapan Curik Bali Dilepasliarkan di Pejeng
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Upaya pelestarian burung Curik Bali kembali dilakukan di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Jumat (22/5/2026).
Sebanyak delapan ekor atau empat pasangan Curik Bali dilepasliarkan ke habitat alaminya melalui kerja sama Komunitas Pelestari Curik Bali Pejeng dengan Friends of Nature, People and Forest.
Kegiatan konservasi tersebut melibatkan ratusan warga serta berbagai unsur masyarakat sebagai bagian dari upaya pelestarian satwa endemik Bali yang kini berstatus langka.
Project Manager Friends of Nature, People and Forest, I Made Sugiarta mengatakan, burung curik Bali ditempatkan di empat lokasi berbeda yakni kawasan Pura Dalem Tengaling, Puri Agung Somanegara Pejeng, Pura Pusering Jagat, dan Kebun Mai Organic.
“Awalnya kami menyiapkan lima pasangan, namun satu pasangan belum memenuhi syarat setelah evaluasi akhir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses pelepasliaran Curik Bali dilakukan melalui tahapan ketat mulai dari survei lokasi, karantina, pemeriksaan kesehatan, rehabilitasi hingga adaptasi sebelum dinyatakan layak dilepas ke alam bebas. Seluruh rangkaian konservasi di Desa Pejeng disebut telah dimulai sejak akhir tahun 2025.
Menurut Sugiarta, Desa Pejeng dipilih karena masyarakat adat setempat dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap perlindungan satwa langka. Selain itu, program ini diharapkan membuktikan bahwa Curik Bali dapat hidup dan berkembang di lingkungan padat penduduk selama mendapat perlindungan melalui aturan adat atau awig-awig masyarakat.
Meski optimistis, pihak penyelenggara menilai dukungan berbagai pihak tetap diperlukan. Keterlibatan pemerintah daerah, BKSDA Bali, lembaga pendidikan, komunitas adat hingga masyarakat disebut menjadi faktor penting agar program konservasi berjalan berkelanjutan.
Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah II BKSDA Bali, Raden Danang Wijayanto mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami berharap populasi curik Bali di Pejeng terus bertambah dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk membuka peluang ekonomi melalui sektor lingkungan dan pariwisata,” tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan